JAKARTA, CEKLISSATU - Delapan begal gagal melakukan perampokan terhadap dua orang prajurit TNI Angkatan Darat (AD) dari kesatuan Yonarhanud 10/ABC Kodam Jaya.
Insiden itu terjadi di kawasan Pasar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Minggu 8 Mei 2022.
Komandan Batalyon Arhanud 10/ABC Letkol Arh Syarief Syah Banjar mengatakan, para pelaku begal tersebut diduga salah sasaran dengan menyerang dua prajurit TNI saat menuju perjalanan pulang ke Batalyon Arhanud 10/ABC Bintaro Jakarta Selatan, seusai berbelanja di Pasar Kebayoran Baru.
"Kejadiannya sepulang dari berbelanja kebutuhan sehari-hari di pasar tradisional menggunakan sepeda motor. Ada beberapa orang yang berusaha menyerang, kemungkinan besar akan membegal terhadap anggota kami," kata Syarief dalam keterangan Dispenad di Jakarta, Selasa 10 Mei 2022.
Syarief mengungkapkan, kejadian ini berawal saat dua prajurit TNI AD tersebut melintas di sekitar SMPN 29 Jakarta Selatan. Ketika itu, ada tiga pengendara sepeda motor berjumlah delapan orang yang diduga pelaku begal.
Para begal ini mencoba menghentikan sepeda motor yang ditumpangi Prada Junior Noval dan Prada Ardian Sapta Savela sekira pukul 05.15 WIB usai membeli kebutuhan pokok untuk dimasak di dapur bagi para prajurit yang lajang. Bahkan, salah satu pelaku sempat melempar batu ke arah anggota Arhanud 10/ABC, tetapi berhasil dihindari.
"Mendapat serangan tanpa sebab, korban yang merupakan anggota TNI melakukan perlawanan dengan menendang salah satu motor pelaku yang memepet motor kedua prajurit tersebut hingga terjatuh," ungkap Syarief.
Saat pelaku terjatuh dari motornya, kedua prajurit TNI AD tersebut berbalik melakukan perlawanan. Satu orang pelaku diamankan, sedangkan pelaku lainnya berhasil melarikan diri.
"Diduga dalam melancarkan aksinya, para pelaku begal tersebut dalam pengaruh minuman keras," kata dia.
Pelaku yang ditangkap itu berinisial MRH 22 tahun warga Pesanggrahan, Bintaro, Jakarta Selatan. Ia telah diserahkan ke Polsek Kebayoran Baru guna mempertanggungjawabkan perbuatannya dan menjalani proses hukum lebih lanjut.
Syarief pun mengapresiasi tindakan anak buahnya tersebut. Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak takut melapor jika terjadi aksi kejahatan yang menimpa siapapun.
"Ini sebagai contoh dari tindakan yang memang sudah seharusnya dari prajurit TNI, menjaga keamanan warga masyarakat, termasuk dari tindakan aksi kriminalitas di jalanan," ujarnya.
Setelah mendapat laporan, polisi bergegas melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tujuh pelaku lainnya yang melakukan percobaan pembegalan terhadap prajurit TNI di sekitar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
"Sudah diamankan semuanya, delapan orang pelaku," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto kepada wartawan.
Satu orang berhasil ditangkap anggota TNI di lokasi kejadian dan tujuh lainnya oleh Satreskrim Poles Metro Jakarta Selatan. Hingga kini, kedelapan pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif.
Comment