Dalam perjalanan membangun usaha, keduanya membagi peran dengan jelas. Gazera bertanggung jawab pada operasional, sementara Anas fokus pada strategi marketing dan branding.
Pembagian tugas ini membuat bisnis mereka dapat berkembang stabil, dengan operasional yang rapi sekaligus strategi pemasaran yang kreatif.
Baca Juga: Studium Generale PKKMB dan Makrab Jadi Pembuka Perkuliahan STIE Hidayatullah Tahun 2025
Selama sibuk mengurus bisnis, keduanya tetap berkomitmen untuk menyelesaikan studi.
“Prioritas kami tetap kuliah. Kalau ada deadline, tugas harus selesai dulu, baru setelah itu mengurus bisnis,” jelas Gazera.
Komitmen itu tercermin dalam tugas akhir yang dikerjakannya berjudul “Preferensi dan Kualitas Content Marketing sebagai Faktor Pendorong User-Generated Content (UGC): Studi Kasus Strategi Viral Tens Coffee di Media Sosial”.
Baca Juga: Hore, Biskita Transpakuan Bakal Buka Rute Sampai IPB University di Dramaga, Ini Kata Walikota Bogor
Penelitian yang dilanjutkan dengan survei ini kini menjadi rujukan langsung dalam strategi pemasaran mereka, khususnya dalam mengoptimalkan peran UGC. Dengan begitu, hasil penelitian tidak berhenti di meja akademik, tetapi langsung terimplementasi dalam praktik bisnis.
Comment