Sebagai universitas riset dengan ekosistem keilmuan yang komprehensif, UI berupaya mendorong hilirisasi hasil riset agar selaras dengan kebutuhan dunia usaha, sekaligus memperkuat mobilitas talenta dan kolaborasi lintas disiplin.
Baca Juga: GSI Membuka Program Volunteer Berskala Nasional Bagi Pelajar SMA/SMK/ Hingga Mahasiswa Aktif untuk Mendukung Pertandingan Kandang Timnas Indonesia
“UI berharap kerja sama ini dapat berkontribusi dalam menciptakan inovasi yang aplikatif, membangun talenta berdaya saing global, serta memperkuat hubungan ekonomi dan pendidikan antara Indonesia dan Tiongkok,” ujar Prof. Heri.
Saat ini, Indonesia memiliki hubungan kerja yang baik dengan Tiongkok. Hal ini disampaikan perwakilan industri, Li Xiaowei selaku Executive Vice President asosiasi sekaligus Chairman Xinxun Group.
Ia memaparkan perkembangan bisnisnya di bidang riset dan industri chip yang telah beroperasi selama tiga tahun di Jakarta dan Tangerang.
Baca Juga: Dorong Literasi Generasi Muda, Hai Sawit Didukung BPDP Hadirkan Sawit Academy di Universitas Sumatera Utara
Melalui kerja sama ini, ia berharap dapat memperkuat peluang kolaborasi di bidang teknologi dan pengembangan sumber daya manusia dengan membuka ruang kerja sama yang lebih luas, termasuk program magang, penyerapan tenaga kerja, serta pengembangan teknologi bersama.
Dalam pertemuan ini kedua belah pihak sepakat bahwa kolaborasi antara UI dan mitra industri berpotensi besar untuk dikembangkan secara berkelanjutan.
Ke depan, kerja sama ini akan diwujudkan dalam program konkret yang mendukung integrasi industri–akademik–riset, penguatan talenta digital, serta kontribusi nyata bagi pengembangan ekonomi berbasis pengetahuan di tingkat global.
Comment