Ia menekankan relevansi sebagai dimensi ketiga. “Setiap inovasi dan hasil riset harus relevan dengan program nasional Astacita pemerintah, relevan dengan agromaritim sebagai core competence IPB University, serta link and match dengan kebutuhan masyarakat dan industri,” tuturnya.
Dimensi keempat adalah adaptif terhadap perubahan zaman. “Perguruan tinggi harus adaptif, termasuk IPB, karena kita menghadapi era AI. Future skill set harus kita dorong. Saya berharap dosen, pegawai, dan mahasiswa bisa menjadi global leader,” ujarnya.
Terakhir, ia menegaskan terkait keberlanjutan dampak. “Perguruan tinggi harus berdampak nyata. Tagline-nya adalah kampus berdampak. IPB University harus menjadi solusi atas persoalan masyarakat, membantu industri, serta sejalan dengan pencapaian SDGs dan ESG yang excellent,” pungkasnya.
Pemilihan Dr Alim Setiawan sebagai rektor PAW mencerminkan komitmen IPB University menjaga keberlanjutan tata kelola organisasi serta memperkuat kualitas tridarma perguruan tinggi.
Dengan pengalaman akademik dan manajerial yang mumpuni, Rektor baru diharapkan mampu meneruskan agenda transformasi kampus menuju World Class University sekaligus memperluas dampak IPB University bagi masyarakat dan bangsa.
Rektor IPB terpilih akan dilantik oleh Majelis Wali Amanat pada pada 11 Desember 2025 mendatang.
Comment