Di set kedua Ersandrina Devega dan kawan-kawan mencoba mengendalikan permainan, Electric PLN memimpin perolehan poin 5-8.
Baca Juga: PLN Mobile Proliga 2025: Petrokimia Gresik Bertekad Sapu Bersih 2 Laga di Kandang
Tertinggal 7-11 pelatih Pertamina Enduro Bulent Karslioglu mengambil time out, hasilnya satu back attack Staunton menambah poin untuk timnya 8-11.
Dua kali servis Ace Anastasia memperpendek jarak poin dengan Electric PLN 11-12. Pertarungan semakin seru ketika Pertamina Enduro menyamakan kedudukan 12-12.
Anak didik Chamman Dokmai seperti kehilangan akal ketika Junaidah Santi dan kawan-kawan menyalip poin mereka di paruh set kedua 15-13. Electric PLN semakin tertinggal, menginjak akhir set kedua mereka tertinggal 20-15.
Baca Juga: Livin Mandiri Tumbangkan Pertamina Enduro di PLN Mobile Proliga 2025
Chamman Dokmai merotasi pemainnya dengan mengganti setter Dewi Intan memasukkan Magda, namun satu spike Staunton justru menambah poin Pertamina Enduro 21-16.
Janji pelatih Pertamina Enduro Bulent Karslioglu timnya akan tampil lebih baik jadi kenyataan, set kedua pun Pertamina Enduro menang 25-17.
Awal set ketiga, lagi-lagi Electric PLN mencoba bangkit dan memimpin perolehan poin 3-4. Setter Pertamina Enduro Tisya Amallya benar-benar menjadi otak serangan timnya, satu spike Samoilenko memperpendek jarak perolehan poin 6-7, Electric PLN masih memimpin.
Junaidah Santi dengan spike kerasnya berhasil menyamakan kedudukan 8-8, bahkan Electric PLN kembali tertinggal 11-9.
Comment