“Mudah-mudahan adanya kegiatan turnamen bola seperti ini tidak hanya berprestasi di Kecamatan Bogor Selatan, tetapi juga berkembang ke tingkat Kota Bogor dan juga di provinsi,” harapnya.
Menurut Dadang, pola pembinaan tersebut juga sejalan dengan rencana penyelenggaraan Soekarno Cup di lingkungan PDI Perjuangan. Setelah sebelumnya dilaksanakan, kompetisi tersebut direncanakan kembali digelar secara berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan, Kota Bogor hingga tingkat nasional.
Ia mengatakan, pemain-pemain yang menunjukkan kemampuan menonjol berpeluang mendapatkan kesempatan lebih besar untuk melanjutkan karier sepak bolanya.
“Ini salah satu bentuk pembinaan. Kita akan melihat kalau ada bibit unggul yang bagus, kita akan tarik untuk menjadi pemain utama,” jelas Dadang.
Dadang menegaskan, perhatian terhadap generasi muda tidak cukup hanya melalui pendidikan formal. Minat dan bakat di bidang olahraga juga harus mendapat ruang agar anak-anak memiliki kesempatan mengembangkan potensi sekaligus meraih prestasi.
“Yang pasti ini salah satu bentuk kepedulian kita terhadap adik-adik kita untuk melakukan pembinaan. Bukan hanya fokus mempelajari yang sifatnya formal, tetapi di olahraga juga mereka bisa berprestasi,” tuturnya.
Selain menyoroti pembinaan, Dadang juga memberikan apresiasi terhadap para pemain yang dinilainya mampu menjaga sportivitas selama pertandingan Fauzi Cup 2026.
Menurutnya, pertandingan berlangsung cukup baik dan fair. Para pemain tetap menunjukkan sikap sportif meski sama-sama berjuang meraih kemenangan.
“Untuk pemain kalau saya lihat sudah cukup baik dan menjaga sportivitas antara mereka. Pertandingan juga berjalan fair,” katanya.
Namun, Dadang menilai masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi, khususnya dari sisi sarana dan prasarana Lapangan Genteng. Salah satu yang menjadi sorotan adalah kondisi rumput lapangan yang dinilai belum maksimal untuk menunjang pertandingan sepak bola.
“Untuk sarana, kita lihat belum maksimal. Rumputnya harus lebih baik lagi. Kalau bisa rumputnya full satu lapangan, sehingga permainannya bisa lebih baik,” pungkasnya.
Hand Purnama
Comment