JAKARTA, CEKLISSATU -- Dewan Pembina PB Percasi Eka Putra Wirya menilai ekosistem yang saat ini terbangun harus terus berkelanjutan dan diperkuat. Eka meyakini Indonesia memiliki modal talenta untuk melahirkan juara dunia jika pembinaan dilakukan secara konsisten.

Keterlibatan Japfa selama bertahun-tahun, kata Eka, telah membantu membangun ekosistem catur nasional mulai dari pembinaan atlet muda hingga level internasional. Eka menyebut kerja sama tersebut telah berlangsung sejak era GM Utut Adianto.

Kala itu, Japfa ikut menghadirkan turnamen dengan pemain-pemain papan atas dunia. Dukungan tersebut kemudian berlanjut dalam pembinaan generasi berikutnya, termasuk GM Susanto Megaranto, WGM Irene Kharisma Sukandar, WGM Medina Warda Aulia, dan sejumlah pecatur lainnya.

Menurut Eka, potensi pecatur muda di berbagai daerah sebenarnya cukup besar. Prestasi Indonesia pada kejuaraan kelompok umur tingkat ASEAN menjadi salah satu indikator munculnya regenerasi atlet.

"Talenta saja sangat tidak cukup. Kita harus berkoordinasi, mulai dari dunia usaha, pendidikan, hingga peran orang tua. Perkembangan catur di Indonesia sebenarnya sangat baik. Tanda-tandanya selalu muncul generasi baru. Di kejuaraan ASEAN kelompok umur, kita selalu muncul sebagai juara," kata Eka.

Sementara itu, VP-Head of Social Investment Japfa, R Artsanti Alif, mengatakan pembinaan pecatur muda membutuhkan proses panjang dan terstruktur. Melalui program Japfa for Kids, pihaknya melakukan penjaringan bakat dari sekolah-sekolah di sejumlah daerah berkoordinasi dengan Percasi

Vice President PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk, Iwan NG, menambahkan konsistensi penyelenggaraan turnamen menjadi salah satu bentuk dukungan perusahaan terhadap perkembangan prestasi catur nasional. “JAPFA secara konsisten akan terus mengembangkan olahraga catur di tanah air, di antaranya dengan menggelar turnamen setidaknya dua kali setiap tahun,” kata Iwan.

Dalam kesempatan itu, Iwan juga menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) serta media yang telah mendukung penyelenggaraan ajang tersebut. “JAPFA sangat berterima kasih pada PB Percasi atas kerja samanya. JAPFA juga sangat berterima kasih pada media,” ujarnya.