JAKARTA, CEKLISSATU -- Pecatur muda Indonesia, Master Internasional (MI) Satria Duta Cahaya , membuka peluang menjuarai kategori Duel Match putra usai bermain imbang 1-1 melawan pecatur asal Vietnam, MI Dau Khoung Duy (2509) di JAPFA Chess Festival 2026 .
Kans menjuarai Duel Match, bagian putra masih terbuka lebar. Duta yang memiliki elo rating 2412 dan memegang buah putih, justru harus menelan pil pahit dan menyerah di langkah ke-53. Namun di babak keenam Duta bangkit dan langsung tampil agresif hingga memaksa Khoung menyerah.
"Kalau mau nyari remis, bisa. Tapi saya berusaha menang. Karena sempat salah langkah, saya kalah," kata Duta muncul di babak kelima.
Duel Match mempertandingkan catur kilat atau blitz catur akan berlanjut Sabtu (6/9) pagi, memainkan babak 7 dan 8.
Untuk partai besok, Duta akan melakukan persiapan dengan melihat pertandingan-pertandingan catur kilat.
"Saya tak akan melihat partai-partai catur kilat yang telah dimainkan Khoung Dau. Karena catur kilat berbeda dengan catur klasik. Khoung juga pintar main catur kilat, ” lanjutnya.
Pengamat catur Indonesia, Kristianus Liem mengatakan, babak kelima seharusnya Duta menang. “Sayangnya Dia agak lama berpikirnya dan sempat melakukan kesalahan. Tapi peluang Duta untuk Memenangkan Duel Match masih ada,” katanya.
Dengan hasil 1 VP – 1 VP, Khoung Dau masih unggul, 3,5 VP – 2,5 VP atas Duta.
Sedangkan pada Duel Match di bagian putri, pecatur asal Kazakhstan, GMW Xeniya Balabayeva (2384), unggul 5 VP – 1 VP dari pecatur Indonesia, MIW Laysa Latifah (2213).
Sementara pada katagori bergengsi lainnya Open, empat pecatur sambil memimpin dengan 6 VP usai memainkan babak 7 catur standar yakni MI Anjas Novita, MIn Gilbert Elroy Tarigan, MF Fabian Glen Mariano dan pecatur gaek MI Danny Juswanto.
Pecatur putri MIW Shafira Devi Herfesa yang sempat memimpin hingga babak 5 terlempar keposisi 13 dengan torehan 5 VP usai ditundukkan Anjas Novita babak 6 dan kalah saat jumpa Danny Juswanto dibabak 7.
Comment