BOGOR, CEKLISSATU – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) kembali menunjukkan komitmennya sebagai garda terdepan dalam pelestarian olahraga tradisional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Olahraga Tradisional (Ortrad) jenjang SD Angkatan XV tahun 2025, yang digelar pada 17–20 November 2025 di Hotel Grand Pesona, Caringin, Kabupaten Bogor.
Kegiatan ini diikuti 80 guru PJOK SD dan menghadirkan pemateri kompeten dari Portina Jawa Barat, unsur akademisi, hingga KKGO Kabupaten Bogor. Para peserta tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga mengikuti praktik langsung lima olahraga tradisional: hadang, dagongan, egrang, tarompah panjang, dan sumpitan.
Baca Juga: Tim Arung Jeram Kabupaten Bogor Siap All Out Rebut Tiket Porprov Jabar 2026
Data Dapodik 2024 menunjukkan baru 31,78 persen dari total 1.903 SD sederajat di Kabupaten Bogor yang telah mengikuti Bimtek Ortrad. Melalui program berkelanjutan ini, pemerintah menargetkan seluruh sekolah dapat mengintegrasikan olahraga tradisional ke dalam pembelajaran.
“Bimtek Ortrad ini kami dorong menjadi sarana penguatan olahraga tradisional di sekolah. Guru PJOK perlu dibekali keterampilan agar mampu mengenalkan permainan tradisional sebagai bagian dari pembentukan karakter, kesehatan, dan budaya lokal peserta didik,” ujar Katim Ortrad, Dedi Supriadi.
Comment