Ia optimistis, dengan pembinaan yang berkelanjutan, Kabupaten Bogor mampu melahirkan atlet panjat tebing yang dapat bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
Kesuksesan Sakawira, lanjut Hendrik, tidak lepas dari peran pelatih Mochamad Fakhry Husainy serta dukungan penuh dari FPTI Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Trian Turangga.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua FPTI Kabupaten Bogor, Pak Trian Turangga, yang terus memberikan masukan positif dalam pembinaan dan program atlet panjat tebing,” tegasnya.
PPOPM, kata Hendrik, akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh stakeholder olahraga dan cabang olahraga anggota KONI Kabupaten Bogor guna menciptakan atlet-atlet unggulan dari hasil pembinaan daerah sendiri.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan atau Atep, menilai sinergi antara PPOPM dan KONI menjadi fondasi penting dalam mencetak atlet masa depan Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Atlet Anggar Kota Bogor Borong 15 Medali di Young Muskeeters Challenge 2026
“Kolaborasi dan sinergitas cabor di PPOPM dan KONI akan menjadi kunci lahirnya atlet-atlet masa depan dari rahim pembinaan sendiri seperti yang diharapkan Bupati Bogor Rudy Susmanto,” kata Atep.
Ia pun memberikan apresiasi tinggi atas prestasi emas yang diraih cabang olahraga panjat tebing di Kejurprov Jabar 2026 dan optimistis Sakawira mampu kembali bersinar di ajang nasional.
“Saya optimistis di Kejurnas nanti Sakawira Nuryadi akan kembali meraih prestasi istimewa,” pungkasnya.
Comment