“Alhamdulillah walaupun baru mengenal Petanque hari ini, saya mulai paham soal teknik dan aturan permainan Petanque,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa bola besi yang digunakan dalam olahraga ini memiliki berat sekitar 700 gram sehingga membutuhkan kontrol lemparan yang tepat.
Lebih lanjut, Atep berharap Pengcab Petanque Kabupaten Bogor terus menggencarkan sosialisasi dan pembinaan olahraga tersebut, terutama di kalangan pelajar dan sekolah.
Menurutnya, peluang perkembangan Petanque di Indonesia cukup besar karena cabang olahraga ini sudah dipertandingkan di ajang Porprov, PON hingga SEA Games. Bahkan, Petanque kini tengah diperjuangkan agar bisa masuk dalam cabang olahraga Olimpiade Brisbane 2032.
“Intinya olahraga Petanque ini sangat membutuhkan akurasi, strategi yang cermat, ketenangan dan ketepatan jika ingin meraih kemenangan,” pungkasnya.
Comment