KOTA BOGOR, CEKLISSATU - Dampak amblasnya jalan di Jalur arah ke Stasiun Batutulis, kendaraan dari arah Sukasari menuju Cipaku-Pamoyanan-Sukabumi atau sebaliknya tidak dapat melintasi titik longsor di Jalan Raya Batutulis tersebut.
Saat ini dilokasi jalan amblas itu semakin parah dan membahayakan pengguna jalan, selain retakan yang terjadi pada jalan aspal, terlihat tembok penahan tebingan yang berada persis diatas Under Pass posisinya sudah miring karena diduga tidak kuat menahan beratnya amblasan tanah di atasnya.
“Saat melintas di UnderPass, terdengar suara retakan kaya mau roboh, ngeri tebingannya udah ga kuat nahan kayanya, ah ini mah tinggal nunggu waktu aja, kalo hujan ngga berenti ditakutkan longsor bener-bener terjadi, pokonya serem,” ujar Panca warga Cipaku kepada CeklisSatu.com.
Baca Juga: Jalan Menuju Stasiun Batutulis Bogor Kembali Longsor, Kali ini Sangat Membahayakan
Informasi untuk pengendara yang ingin menuju Kota Bogor dari arah Cihideung dan Pamoyanan disarankan untuk melalui jalan alternative ke jalur Cipinanggading-Bogor Nirwana Residen (BNR) begitu juga dari arah sebaliknya, akan tetapi jalur ini hanya bisa dilalui oleh kendaraan kecil.
Sementara, Camat Bogor Selatan Kota Bogor Irman Khaerudin mengungkapkan, bahwa ia sempat melewati jalan tersebut saat memonitor titik-titik bencana di wilayahnya.
"Sekitar pukul 01.00 saya masih lewat di Jalan Saleh Danasasmita untuk memantau kondisi. Namun, ketika saya kembali standby di kantor, mendapat laporan bahwa jalan tersebut amblas," ujarnya saat di temui di lokasi Selasa 04 Maret 2025.
Diberitakan sebelumnya, Jalan menuju Stasiun Batutulis dan sebaliknya terputus sehingga dipastikan jalan ini ditutup total. Hal ini diakibatkan terjadinya kembali tanah longsor diarea tersebut.
Lokasinya berada persis dibawah Patilasan Mbah Dalem ini mengalami retakan yang sangat parah kedalaman sekitar setengah meter, sehingga jalan tidak dapat dilalui dari kedua arah dijalan tersebut. Peristiwa terjadi pada Selasa, (04/03/2025) pukul 01.00 WIB dini hari.
“Tanah mulai retak itu sekitar jam 23.30 WIB, terdengar suara retakan jalan dan gemuruh,” ucap Daniel Warga Batutulis Gang Dalam kepada CeklisSatu.com.
Hingga berita ini ditayangkan belum ada penanganan dari pihak berwajib. Karena kondisi yang sangat membahayakan pengguna jalan, warga berinisiatip menutup jalan dengan benda-benda dan alat seadanya. (Handy Mehonk)
Comment