BANDUNG, CEKLISSATU- Setelah hampir satu pekan  dikabarkan hilang, seorang dosen studi Informatika di Universitas Informatika,  Bisnis Indonesia (Unibi)  Bandung ditemukan tewas disebuah apartemen di Jalan Ahmad Yani Kota Bandung. Dengan kondisi tergantung.

Salah seorang Security Apartemen di Jalan Ahmad Yani Kota Bandung itu mengatakan, benar namun dirinya tidak bisa memberikan keterangan banyak terkait kejadian tersebut.

"Ia benar, udah ditangani polisi, kejadian di sini, ke dalam saja mas biar lebih jelasnya,"kata Rusdy yang berjaga di gerbang utama, Rabu (29/3/2023).

Baca Juga : THR dan Gaji ke-13 PNS Cair 50%, Sri Mulyani: Menyesuaikan Kondisi  

Sementara saat dikonfirmasi ke petugas dalam mengaku tidak tahu menahu, bahkan mengaku tidak ada kejadian tersebut.

"Info dari siapa mas, gak ada, gak tahu, kapan,"cetusnya seorang Security berbadan gempal.

Menurut warga Sekitar Apartemen bahwa Abah Boni memang benar ada kejadian tersebut belum lama ini seorang wanita saat ditemukan posisinya tergantung.

"Bunuh diri kayanya dosen , di sini apartemen Get way, kemarin malam udah ditangani tim Inafis Polsek Cibeunying Kidul, saat ditemukan tergantung,",kata Abah Boni menceritakan.

Sementara kata Kabag Komunikasi Publik Unibi Bandung Antonius Bimo Rentor dikonfirmasi mengaku benar ada salah satu dosen tetapnya, meninggal dunia setelah beberapa hari hilang.

 
“Memang benar, (dia) dosen program studi informatika. Dosen tetap dan sudah mengabdi selama satu tahun lebih," kata Kabag Komunikasi Publik Unibi Bandung Antonius Bimo Rentor ditenui di Unibi jalan Soekarno Hatta Bandung, Rabu (29/3/2023).

Bimo menuturkan, sebelum ditemukan tewas, dosen berinisial CR (30) belum berkeluarga itu sempat menghilang selama satu pekan. Kemudian pihak kampus berusaha mencari keberadaan wanita tersebut.

“Kami baru tahu hilang dua hari lalu, enggak lama kemudian dapat berita berpulang. Kami merasa kehilangan yang mengejutkan. Karena memang beliau itu dikenal sebagai salah satu dosen yang baik juga, dan selalu berkarya dengan baik untuk kampus,", ungkapnya.

Lanjut Bimo, pihaknya pun belum mendapatkan informasi lebih lanjut terkait penyebab peristiwa itu.
Atas peristiwa itu, pihak kampus pun akan melakukan pembinaan kepada dosen dan mahasiswa serta karyawan.

“Kami dari universitas selalu rutin pembinaan dilakukan bukan hanya dosen tetapi mahasiswi dan tenaga pendidik lainya  rutin kami tetap terus lakukan."ungkapnya.

Bahkan Bimo mengatakan korban sebelum dikabarkan hilang kondisi tampak terlihat baik-baik saja.

"Tidak menyangka, namun sekali lagi untuk informasi detail kami belum bisa sampaikan,"ungkapnya.

Sementara Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo belum mendapatkan laporan terkait dengan tewasnya seorang dosen yang sebelumnya dikabarkan hilang tersebut.


"Belum ada laporannya, coba nanti dicek dulu,",katanya.