BANDUNG, CEKLISSATU.COM -- Ribuan umat Muslim Muhammadiyah di Kota Bandung melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijrish lebih awal pada Jumat pagi di Lapangan Lodaya. 

Pelaksanaan ini berbeda dengan penetapan pemerintah yang menetapkan 1 Syawal jatuh pada Sabtu. Muhammadiyah menetapkan Lebaran lebih awal setelah hilal dilaporkan terlihat di Turki.

Sejak pagi hari, jamaah Muhammadiyah dari berbagai wilayah di Bandung berbondong-bondong mendatangi Lapangan Lodaya untuk menunaikan Salat Idulfitri. Diperkirakan sekitar tiga hingga lima ribu jamaah mengikuti pelaksanaan salat ied tersebut.

Baca Juga: Ribuan Jamaah Muhammadiyah Kota Bogor Salat Idul Fitri di Lapangan Sempur, Hormati Perbedaan Penetapan

Penetapan 1 Syawal oleh Muhammadiyah didasarkan pada hasil pengamatan hilal yang telah terlihat di Turki, sehingga organisasi tersebut menetapkan 1 Syawal jatuh pada 20 Maret.

Panitia Salat Idulfitri Muhammadiyah mengimbau masyarakat untuk menyikapi perbedaan penetapan hari raya dengan bijak. Perbedaan ini diharapkan tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan memperkuat sikap toleransi antarumat.

Salah satu panitia, Sani Sanjaya, menyampaikan bahwa perbedaan tersebut merupakan hal yang biasa dan harus disikapi secara positif.

Baca Juga: Hilal Belum Penuhi Kriteria MABIMS, Idulfitri 1 Syawal 1447 H Diperkirakan Jatuh 21 Maret

“Perbedaan ini jangan dijadikan hal yang tidak baik, tetapi harus menjadi momentum untuk saling menghargai dan bertoleransi,”kat Sani, Jumat (20/11/2026).

Sebelumnya, umat Muslim Muhammadiyah juga telah lebih dulu memulai ibadah puasa Ramadan pada 18 Februari, dan kini merayakan Hari Raya Idulfitri pada 20 Maret.