BANDUNG, CEKLISSATU.COM - Sudah hampir satu pekan Polisi masih kesulitan mengungkap terkait motif meninggalnya Siti Maemunah (41), warga Bandar Lampung, yang jasad terbungkus dus di Jalan Terusan Suryani, Babakan Ciparay, Kota Bandung, akhir Agustus kemarin.
Meskipun pelaku SDS 31 sudah ditangkap dan dilakukan pemeriksaan.
Saat ini polisi masih menunggu hasil laboratorium pemeriksaan sampel tubuh korban, untuk mengetahui penyebab kematian korban.
Baca Juga: Mayat Pria 27 Tahun Ditemukan di Pinggiran Sungai Cisadane, Keluarga Tolak Autopsi
Hal itu dilakukan karena polisi tidak mendapati luka luar pada tubuh korban saat ditemukan.
"Kita masih menunggu hasil otopsi dan hasil lab ya untuk mengetahui penyebab pasti kematian ya, karena saya tidak bisa berasumsi, kita harus benar-benar scientific investigation," kata Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton, Rabu (9/9/2026).
Anton mengatakan, hasil dari pemeriksaan terhadap pelaku, sampai dengan saat ini pelaku membantah tidak membunuh korban. Namun, pelaku tidak membantah jika dirinya berencana membuang jasad korban.
"Dia tidak mengakui dia melakukan kekerasan menurut dia ya. Tapi memang dia ada upaya untuk menutupi kematian dari korban ya, dengan cara ketika korban meninggal menurut dia, dia membungkus korban dan berencana akan membuang mayatnya, seperti itu," ucapnya.
Anton menuturkan, pihaknya juga lakukan test toksikologi pada tubuh korban. Pengetesan itu, guna mengetahui apakah korban diracun atau tidak.
Hasil penyelidikan lainnya, polisi berhasil mengungkap hubungan korban dengan pelaku. Mereka kata Anton memiliki hubungan spesial yakni keduanya saling berpacaran.
"Ya, kalau hubungan antara korban dengan pelaku, memang mereka pacaran. Ya, mereka pacaran. Seperti itu, dan memang korban itu tinggal di kosannya si tersangka. Dia (korban) udah sebulan tinggal di situ," katanya.
Anton belum dapat menyimpulkan motif dibalik kasus pembunuhan ini. Hasil pemeriksaan sementara baru diketahui beberapa barang milik korban, dicuri oleh pelaku.
"Fakta-fakta kita bisa temukan ya bahwa ada barang-barang korban yang diambil dan dijual sama si pelaku," ucapnya.
Comment