JAKARTA, CEKLISSATU – Seniman pantomim perempuan asal Kota Bogor, Rizkyana Sari, berhasil meraih Juara Harapan 2 kategori Klasik pada Festival Humanoid 2026. Ajang yang berlangsung pada 23-24 Mei 2026 di Taman Fatahilah, Kota Tua, Jakarta ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Jakarta yang ke-499.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Maestro Pantomim Septyan Dwi Cahyo selaku Ketua Asosiasi Pantomime Indonesia atau Aspi. Festival tersebut merupakan kolaborasi antara Aspi dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta serta Unit Pengelola Kawasan Kota Tua.

Rizkyana tampil dengan karya bertema Ibu Jamu, sebuah personifikasi Ibu Pertiwi yang mewariskan jamu sebagai warisan tak benda yang perlahan terkikis zaman. Dalam penampilannya, ia memeluk Monas sebagai ikon Jakarta. 

Baca Juga: Hakiki Kamil Raih Juara 3 Festival Humanoid Kota Tua 2026

"Kemajuan zaman tidak boleh menumbangkan akar sejarah. Bagi Ibu Pertiwi, pangan dan tradisi adalah detak jantung yang selalu siap merawat jiwa bangsa," ujar Rizkyana menjelaskan makna karyanya.

Penentuan pemenang dilakukan oleh lima juri profesional. Penilaian tidak hanya melihat kemampuan menyerupai patung atau kostum, tetapi juga menilai konsep, ide, teknik diam, serta kemampuan menyampaikan makna dan perasaan yang mendalam melalui bahasa tubuh.

Rizkyana mengaku proses ini sangat menantang. "Ini challenging banget. Untuk bisa diam itu sulit, jadi ketika selesai tampil aku langsung nangis karena berhasil berkoordinasi dengan tubuh aku sendiri," katanya. 

Ia menambahkan, kemampuan itu lahir dari proses panjang belajar pantomim. "Level paling tinggi dalam seni pantomim adalah ketika tubuh diam tanpa bergerak tetapi pesannya tetap sampai kepada penonton."

Rizkyana Sari lahir di Bogor pada 15 Juni 1997. Ia mengenal seni peran sejak duduk di bangku SD, lalu memperdalam kemampuannya di SMA bersama teater binaan Ahmed Nur Ali alias Bang Ayeng. Meski sehari-hari bekerja sebagai karyawan swasta, ia tetap konsisten menekuni pantomim bersama Jempling Mime Studio sejak tahun 2023.

Baca Juga: Luminous Vaganza Meriahkan Mei di Cibinong City Mall, Hadirkan Festival Kuliner hingga Grand Lucky Draw

Sejumlah karya yang pernah ia ikuti antara lain film pendek Ngangkot dalam Festival Film Indodax 2023, film pendek Pa Raji produksi Bandung Film Academy 2024, web series Gg. Damai di Siber TV 2024, pertunjukan pantomim Black Rose di Kedutaan Belanda 2024, serta pertunjukan Rampas Tanah di Konsorium Reform Agraria Award 2024 yang disaksikan jurnalis nasional.

Untuk karya di Humanoid 2026, Rizkyana berkolaborasi dengan seniman Bogor Suryana Ramadhan yang akrab disapa Mang Ncung sebagai Pengarah Artistik. Proses pembuatan kostum dan makeup memanfaatkan material sederhana seperti perabotan dan kain milik ibu di rumah yang dikemas menyerupai patung perunggu tua. Makeup yang digunakan juga dipilih yang aman untuk kulit dengan menggunakan olive oil dan tisu untuk menghilangkan tekstur kulit.

Tim kreatif dalam karya ini terdiri dari Rizkyana Sari sebagai penggagas karya sekaligus model, Suryana Ramadhan sebagai pengarah artistik, serta Tria Amanda, Novi Anggraeni, dan Widya Amor sebagai asisten pengarah artistik.

Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi seniman muda Bogor untuk terus berkarya dan mengangkat budaya lokal ke panggung nasional.