BOGOR, CEKLISSATU - Wakil Bupati Bogor Jaro Ade mengunjungi korban hanyut di Sukajaya, Selasa 4 Maret 2025 sore.
Korban hanyut di Sukajaya itu adalah pasangan suami istri Ropi dan Ecih.
Dalam kunjungannya itu, Jaro Ade menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban hanyut di Sukajaya.
Baca Juga: Banjir di Kampung Sawah Bogor, Rumah Hingga Hewan Ternak Hanyut
"Pak Bupati menugaskan saya bertakziah dan menyampaikan rasa duka cita yang mendalam untuk kedua korban dan kepada keluarga korban yang ditinggalkan. Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan ketabahan dari musibah ini," ujar Jaro Ade.
Jaro Ade menjelaskan, berdasarkan Keputusan Bupati Bogor No. 300.2/2/KEPTD/BPBD Tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana, maka semua kecamatan, desa, dan kelurahan di Kabupaten Bogor harus waspada.
Ini termasuk siklus lima tahun sekali, saat ini masih dilakukan rekayasa cuaca.
Baca Juga: Balita 2 Tahun Asal Bojonggede Ditemukan Tewas Dalam Rawa, Sempat Hanyut di Selokan
"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada, di beberapa titik terkena musibah bencana alam. Hati-hati bagi yang berada di bantaran sungai karena tidak bisa diprediksi meluapnya aliran sungai,” ungkap Jaro Ade.
Ia menambahkan, ke depan mari sama-sama saling menjaga dan mencintai lingkungan. Jadi kalau ada yang menebang satu pohon, kita wajib menanam 10 pohon. Itu harus mulai digalakan kembali.
"Kalau bukan kita yang mencintai lingkungan, siapa lagi. Kita banyak berdoa, kita harus sabar agar semua ujian kepada Kabupaten Bogor ini bisa kita lalui," tutup Jaro Ade.
Baca Juga: Awali Tugas Perdana Saat Ramadan, Wabup Bogor Jaro Ade Kunjungi Lokasi Bencana Longsor di Sukajaya
Usai mengunjungi korban hanyut di Sukajaya, Jaro Ade bersama Camat Sukajaya, Forkopimcam Sukajaya, dan Kepala Desa Kiarapandak, dan anggota DPRD Kabupaten Bogor meninjau infrastruktur jalan dan fasilitas kesehatan.
Comment