BANDUNG, CEKLISSATU.COM -- Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat dari Fraksi PSI, Iwan Koswara, mengingatkan masyarakat Jawa Barat, khususnya perempuan, agar tidak tergiur tawaran kerja ke luar negeri maupun luar Provinsi tanpa jalur resmi usai hari raya Lebaran.
Peningkatan mobilitas masyarakat setelah Lebaran, kata dia, kerap dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk merekrut korban dengan iming-iming pekerjaan bergaji tinggi.
“Perempuan harus lebih waspada dan tidak mudah tergiur tawaran kerja yang tidak jelas atau tidak melalui jalur legal,” kata Iwan Koswara, Minggu (29/3/2026).
Baca Juga: DPRD Jawa Barat Soroti Penempatan SDM Tak Sesuai Keahlian dan Minimnya Anggaran Operasional
Menurutnya, praktik perekrutan ilegal tersebut berpotensi besar berujung pada tindak pidana perdagangan orang (TPPO), yang kerap menjerat korban dalam situasi eksploitasi.
Iwan menyinggung sejumlah kasus yang terjadi di berbagai daerah, termasuk di Maumere dan sejumlah negara lain, sebagai peringatan nyata bahwa ancaman tersebut masih ada dan terus mengintai.
“Kita tidak ingin kejadian seperti di Maumere dan di luar negeri terulang. Banyak korban berangkat dengan harapan bekerja, tetapi justru menjadi korban perdagangan orang,” katanya.
Baca Juga: Komisi V DPRD Jabar Soroti Akses Jalan yang Hambat Pembangunan SMK Negeri 4 Kota Depok
Iwan meminta pemerintah daerah, aparat, hingga pemerintah desa untuk memperkuat pengawasan serta memberikan edukasi kepada masyarakat terkait prosedur kerja yang legal dan aman.
Selain itu, Iwan juga mengimbau keluarga untuk lebih aktif mengawasi anggota keluarganya, terutama perempuan usia produktif, agar tidak mudah percaya pada ajakan yang mencurigakan.
Menurutnya, pencegahan harus dimulai dari lingkungan terdekat agar masyarakat tidak menjadi korban praktik perdagangan orang yang merugikan secara fisik maupun psikologis.
Comment