JAKARTA, CEKLISSATU.COM - Imbas sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau, seluruh sekolah di Jakarta mulai menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada Senin (7/9/2026). 

Kebijakan PJJ itu diambil Pemprov DKI Jakarta sebagai langkah antisipasi untuk melindungi kesehatan dan keselamatan siswa, guru, serta tenaga kependidikan akibat abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana mengatakan, penerapan PJJ bukan berarti kegiatan pendidikan dihentikan. 

Baca Juga: Bandara Soetta Ditutup Akibat Abu Erupsi Gunung Anak Krakatau, 301 Penerbangan Terdampak hingga Siang Ini

Pembelajaran tetap berlangsung dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masing-masing peserta didik.

"Kami ingin memastikan anak-anak tetap belajar dalam suasana yang aman dan nyaman. Karena itu, untuk sementara pembelajaran dilakukan dari rumah. Orang tua tidak perlu panik, karena proses pembelajaran tetap berjalan," ujarnya, Minggu (6/9/2026).

Menurut Nahdiana, untuk memastikan pelaksanaan PJJ berjalan dengan baik, pihaknya berkoordinasi dengan seluruh satuan pendidikan dan melakukan pendampingan, pemantauan pelaksanaan proses pembelajaran serta memberikan alternatif apabila terjadi kendala dalam pelaksanaan pembelajaran.

Baca Juga: Erupsi Gunung Anak Krakatau Meningkat, BMKG Pantau Tsunami dari Selat Sunda hingga Pesisir Banten

"Keselamatan dan kesehatan anak-anak adalah prioritas. Kami juga mengimbau orang tua mendampingi anak selama belajar dari rumah dan memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi," tuturnya.

Dinas Pendidikan juga terus berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait dan memantau perkembangan kondisi udara serta informasi resmi mengenai sebaran abu vulkanik.

"Kebijakan pembelajaran akan dievaluasi sesuai perkembangan situasi," ujarnya.

Baca Juga: Erupsi Gunung Anak Krakatau Berimbas Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dihentikan Sementara

Pemprov DKI mengajak masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. 

Warga diimbau mengikuti arahan pemerintah serta menjaga kesehatan keluarga selama kondisi ini berlangsung.