BOGOR, CEKLISSATU – Sejumlah siswa di Kota Bogor menyampaikan harapan dan pesan mereka kepada Wali Kota Bogor dan Wakil Wali Kota Bogor yang baru terpilih.
Mereka berharap kepemimpinan yang baru dapat membawa perubahan positif, terutama dalam bidang transportasi, pendidikan, dan kebijakan publik.
Salah satu siswa, Anissa Sri Rahayu dari MAN 2 Kota Bogor, menyoroti permasalahan angkutan kota (angkot) yang sering menyebabkan kemacetan.
Baca Juga: Siswa-Siswi Sambut Antusias Wali Kota Bogor dan Wakil Wali Kota Baru
Ia berharap, agar ada solusi yang lebih baik dalam penataan transportasi di Kota Bogor.
"Harapannya yang pertama adalah semoga Wali ota Bogor yang baru bisa membuat Bogor lebih maju lagi dan berkembang. Terutama bisa mengatasi masalah angkot, karena angkot tuh bikin macet banget. Apalagi supir-supirnya kadang suka arogan," ujarnya.
Selain itu, Anissa juga menyoroti efektivitas Kurikulum Merdeka dalam dunia pendidikan.
Menurutnya, kurikulum ini masih memiliki kelemahan, terutama dalam mendorong siswa untuk belajar secara mandiri tanpa terlalu mengandalkan teknologi seperti kecerdasan buatan.
"Menurut saya, Kurikulum Merdeka ini kurang efektif karena banyak pelajar yang sekarang lebih canggih, tetapi justru terlalu bebas dan sering menggunakan ChatGPT atau AI. Semoga bisa direvisi atau diperbaiki agar pembelajarannya lebih efektif dan tidak meribetkan," tambahnya.
Tak hanya itu, ia juga menyampaikan kekecewaannya terhadap penghentian sementara layanan transportasi publik Biskita.
Anissa berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk mengaktifkan kembali layanan ini demi keadilan bagi masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa.
Para siswa berharap kepemimpinan Wali Kota Bogor yang baru dapat lebih peduli terhadap kebutuhan masyarakat dan menghadirkan kebijakan yang lebih inklusif serta berpihak kepada warga.
Comment