Doa Istighosah “Dari Masjid untuk Panongan Tangerang Sejuk dan Damai” dipimpin oleh Ketua Forum DKM SeCitra Raya Ustadz Agus Kuswanto Maarif.
Rangkaian dzikir dan doa-doa khusus dipanjatkan untuk memohon pertolongan Allah yang diikuti secara khidmat oleh seluruh jamaah yang hadir dan dilanjutkan dengan doa bersama dari pimpinan elemen keagamaan di Panongan Tangerang secara bergiliran dari Unsur MUI Panongan (KH. Anwar Munawar S.Ag, MA), unsur DMI Panongan (KH Zaenudin), unsur Balomudin KH Rohiba, dari elemen Nahdhatul Ulama KH. Drajat Muhtadi ST, dan elemen Muhammadiyah.
Peringatan Maulid Muhammad SAW 1447 di acara ini diisi dengan mahalul qiyam puji pujian untuk Rasululluh yang dipandu oleh Tim Hadroh Kopi Bening Masjid Biru Al Furqon dan dilanjutkan dengan mauidzah hasanah oleh Akademisi dari UIN Syarif Hodatulloh Jakarta, Dr. KH. M Yakub Amin M.A.
Ia menekankan bahwa Maulid bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk meneguhkan cinta kepada Rasulullah SAW. Beliau mengajak jamaah untuk menjalani Islam secara kaffah. Dengan Iman yang kuat, mengamalkan syariat, dan menumbuhkan ihsan. Menjadikan Islam sebagai pola hidup dengan menegakkan amar ma’ruf dan menjauhi nahi munkar.
Tausiyah ditutup dengan penekanan terhadap pentinganya semangat cinta tanah air seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah dengan mencintai tanah kelahiran nya yang ada di Mekkah dan juga cintanya Rasul pada kota Madinah. Penting nya juga mensyukuri bahwa kita sebagai warga punya kewarganegaraan Indonesia.
Kewarganegaraan penting untuk membentuk dasar hubungan timbal balik antara warga negara dan negara, menanamkan nilai-nilai moral dan kebangsaan, serta mendorong toleransi dan kerukunan sosial di masyarakat yang beragam.
Ia juga menekankan pentingnya mempererat tali persaudaraan serta memupuk semangat persatuan dan keharmonisan di tengah keberagaman dan juga kondisi dinamika sosial yang beberapa hari terakhir terjadi di Jakarta, Banten dan wilayah Indonesia lain.
Comment