BANDUNG, CEKLISSATU.COM - Di tengah sorotan inovasi kendaraan listrik yang kian berkembang, mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif, Fakultas Pendidikan Teknologi Industri Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), mencuri perhatian publik lewat karya visioner motor hidrogen bebas emisi bernama FCEV Jawara.

Motor futuristik bebas emisi itu diperkenalkan di Pameran Inovasi Pendidikan Vokasional yang digelar bersamaan dengan Seminar Nasional Pendidikan Vokasional (SENAVOK 2025) di Gedung Balai Pertemuan Umum UPI.

Dalam kerumunan pengunjung yang penasaran, FCEV Jawara motor hidrogen tampil sebagai simbol keberanian anak muda Indonesia menembus batas teknologi ramah lingkungan.

Baca Juga: Dukung Penggunaan Energi Ramah Lingkungan, PLN-KLHK Resmikan SPKLU Hingga Konvoi Motor Listrik

Salah satu anggota tim, Muhammad Zidan, menegaskan bahwa proyek motor hidrogen itu bukan sekadar tugas kuliah, melainkan bukti kapasitas mahasiswa Indonesia dalam menjawab tantangan teknologi dunia.

"Mahasiswa Indonesia mampu berinovasi dalam menciptakan teknologi otomotif berkelanjutan," kata Muhammad Zidan, dalam keterangannya, Minggu (16/11/2025).

Dengan FCEV Jawara, sambung Muhammad Zidan,  para mahasiswa UPI tidak hanya memperkenalkan prototipe kendaraan baru, tetapi juga membuka percakapan lebih luas tentang masa depan transportasi hijau di Indonesia.

Baca Juga: Hemat 80%, Srikandi PLN Pilih Pulang Pergi Naik Motor Listrik

"Yang membuat motor ini istimewa adalah sistem fuel cell yang digunakan. Hidrogen diubah menjadi listrik untuk menggerakkan motor listrik, dan satu-satunya emisi yang keluar adalah uap air Tidak ada asap, tidak ada suara mesin hanya dengungan halus motor listrik yang futuristik," jelasnya.

Zidan mengatakan, desainnya ramping dan modern motor hidrogen itu bodi sport satu jok, lampu minimalis, serta garis aerodinamis yang membuatnya tampak seperti kendaraan masa depan.

"Proyek pembuatan motor ini dimulai sejak awal 2024, Fase desain 5 bulan," ujarnya.

Baca Juga: Ingin Dapat Subsidi Rp7 Juta Untuk Pembelian Motor Listrik? Ini Cara dan Syaratnya

"Proses perakitan 3 bulan, dengan kata lain, motor ini benar-benar lahir dari meja sketsa hingga bentuk final berkat ketekunan tim," lanjutnya.

Zidan mengklaim, FCEV Jawara tidak hanya futuristik, tapi juga efisien.

"Dengan hanya dua liter hidrogen motor ini diklaim mampu mencapai jarak hingga 428 kilometer Kecepatan puncaknya mencapai 80 km/jam, angka yang solid untuk motor konsep berbasis fuel cell," terangnya.

Baca Juga: Program Konversi Motor Listrik Terus Digenjot, Ketersediaan Bengkel Terus Ditambah

"Sekitar 80 persen komponennya merupakan produk dalam negeri, sementara modul fuel cell masih harus diimpor," katanya.