KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU - Hujan deras yang mengguyur wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (3/3/2025) malam, menyebabkan banjir di sejumlah titik. Banjir dengan ketinggian mencapai 60 cm merendam ratusan rumah warga di Desa Situ Sari, Kecamatan Cileungsi.
Berdasarkan keterangan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Bogor, kejadian ini dilaporkan pada Selasa (4/3/2025) pukul 00.00 WIB melalui call center.
Hasil kaji cepat menunjukkan bahwa sebanyak 400 kepala keluarga (KK) atau sekitar 1.627 jiwa terdampak akibat banjir ini.
"Kami langsung berkoordinasi dengan aparatur setempat dan melakukan kaji cepat di lokasi," ungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani.
Baca Juga: Soal Banjir di Parung Panjang, Wabup Bogor Jaro Ade: Kemungkinan Karena Adanya Alih Fungsi Lahan
"Selain itu, tim juga memberikan edukasi kebencanaan serta imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada," tambah Adam.
Ia menambahkan, meskipun ratusan rumah terendam, tidak ada laporan korban jiwa, korban mengungsi, maupun fasilitas umum yang mengalami kerusakan.
Situasi saat ini berangsur membaik, dengan sebagian warga telah melakukan evakuasi mandiri. Balita yang berada di wilayah terdampak juga telah dievakuasi untuk menghindari risiko kesehatan.
“Iya, meskipun ratusan rumah terendam, tidak ada laporan korban jiwa, korban mengungsi, maupun fasilitas umum yang mengalami kerusakan," terangnya.
Baca Juga: Banjir dan Longsor Terjang Desa Cimandala Sukaraja, BPBD Minta Masyarakat Tetap Waspada
"Situasi saat ini berangsur membaik, dengan sebagian warga telah melakukan evakuasi mandiri. Balita yang berada di wilayah terdampak juga telah dievakuasi untuk menghindari risiko kesehatan," kata dia.
Selain itu, BPBD Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama jika hujan deras kembali terjadi, karena wilayah tersebut berpotensi mengalami banjir susulan.
"Jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi, banjir bisa kembali terjadi, kami terus memantau perkembangan di lokasi dan siap melakukan langkah-langkah penanganan jika diperlukan," tandasnya.
Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Bogor memastikan tidak ada kebutuhan darurat yang mendesak. Namun, masyarakat diimbau untuk tetap siaga dan mengikuti arahan petugas dalam menghadapi potensi bencana.
Comment