BANDUNG, CEKLISSATU -- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengaku bangga atas keberhasilan tim Persib Bandung menjadi Juara Liga 1 2024-2025.

Namun, Dedi Mulyadi menegaskan, tidak ada alokasi dana dari APBD yang akan digunakan untuk memberikan bonus kepada tim tersebut.

"Kami menghormati profesionalisme Persib. Pemerintah tidak boleh menggunakan anggaran alokasi pemerintah yang berkaitan dengan Persib, gitu loh,” ungkap Dedi Mulyadi seperti dikutip pada Sabtu (10/05/2025). 

Pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini mengatakan, Persib merupakan klub profesional yang operasionalnya tidak boleh disubsidi negara, sekalipun klub tersebut menyandang status sebagai ikon Jawa Barat.

Baca Juga: Tugu Kujang Jadi Titik Kumpul, Ribuan Suporter Persib di Kota Bogor Konvoi Rayakan Juara Liga 1

Selain itu Dedi Mulyadi juga mengingatkan agar kemenangan Persib tidak diseret ke dalam ranah politik. 

"Tidak boleh dibawa ke arah politik. Saya perlihatkan sikap itu dari dulu sampai hari ini. Pak Umuh adalah manajer yang profesional, saya hormat terhadap Pak Umuh," tegas Dedi Mulyadi.

Walaupun tidak menggelontorkan dana publik, Dedi Mulyadi menyebutkan akan tetap memberi penghargaan secara pribadi kepada tim Persib dan menyambut mereka di Gedung Sate, sebagai simbol pemerintahan provinsi.