BANDUNG, CEKLISSATU.COM - Pemerintah Kota Bandung mulai meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi kemarau panjang dengan menyiapkan distribusi air bersih bagi warga.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memastikan armada tangki air akan diaktifkan untuk mengantisipasi gangguan pasokan air akibat menurunnya debit sumber air baku selama musim kemarau.
“Sumber air baku kita betul-betul sangat tergantung kepada berbagai macam sumber,” ujarnya dikutip dari keterangannya, Minggu (17/5/2026).
Baca Juga: Musim Kemarau Sumber Air Mengering, Petani Kampung Cimendo Jonggol Belum Bisa Menanam
Menurut Farhan, salah satu risiko utama saat kemarau adalah berkurangnya debit air. Hal ini berdampak pada distribusi air melalui jaringan PDAM.
“Risikonya adalah pipa-pipa PDAM di beberapa titik akan mengalami kekeringan,” katanya.
Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Bandung telah menyiapkan armada tangki air bersih. Tangki ini akan didistribusikan ke wilayah yang mengalami kekurangan air.
Baca Juga: Tirta Kahuripan Perkuat Kesiapan Pelayanan Jelang Ramadhan
“Kesiapan tangki pengangkut air bersih akan segera kita aktifkan lagi,” ujarnya.
Farhan memastikan, kesiapan logistik menjadi prioritas utama. Seluruh perangkat daerah telah diminta untuk bersiap menghadapi kondisi tersebut.
Selain itu, koordinasi lintas instansi juga terus dilakukan. Pemerintah berupaya menjaga stabilitas pasokan air selama musim kemarau.
Pemkot Bandung juga mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air. Kesadaran kolektif dinilai menjadi kunci dalam menghadapi potensi krisis. Menurutnya, kesiapan sejak awal menjadi hal penting.
“Yang penting kita siap dari sekarang,” ucapnya.
Comment