BOGOR, CEKLISSATU - Habis nonton film horor, lalu bukannya merasa lega karena filmnya sudah selesai dan merasa diselamatkan karena durasi filmnya ga berjam-jam tapi bukannya demikian malah terbengong-bengong di sofa dan bertanya-tanya tentang arti keberadaan diri sendiri di dunia ini atau bahkan sekedar ga nyangka sama plot dari ceritanya.
Inovasi dunia perfilman internasional sudah semakin kreatif dan unik bukan menyajikan tayangan hantu atau iblis bermuka rusak saja yang tiba-tiba muncul di belakang pintu, melainkan kehampaan eksistensial yang mengendap lama setelah kredit film bergulir. Selama ini, banyak dari kita mengira horor identik dengan jumpscare. Padahal, di luar sana ada deretan film yang menawarkan ketakutan jauh lebih dalam dari jenis horor yang menusuk psikologis, merusak persepsi tentang realitas, dan bahkan bisa mengganggu kesehatan mental jika ditonton oleh orang yang tidak siap.
Baca Juga: Cannes Raup Rp4,4 Triliun dari Festival Film, Rano Karno Ingin Industri Event Jadi Mesin Ekonomi Baru Jakarta
Jadi simpan baik-baik teriakan histeris itu, karena berikut beberapa film horor anti jumpscare yang bikin suasana merinding.
1. Vivarium
Thriller psikologis-fiksi ilmiah garapan sutradara Lorcan Finnegan yang dirilis pada tahun 2019 dan dibintangi oleh Jesse Eisenberg (Tom) dan Imogen Poots (Gemma) . Film ini bukan horor dengan hantu atau jumpscare biasa, melainkan horor eksistensial yang perlahan menggerogoti mental penontonnya.
Judul "Vivarium" sendiri secara harfiah berarti "tempat buatan untuk memelihara hewan" seperti terarium atau akuarium . Nama ini menjadi bentuk metafora sempurna untuk apa yang dialami oleh Tom dan Gemma ketika mereka bak bagaikan hewan-hewan kecil yang terperangkap dalam kandang buatan yang sempurna, tanpa tahu apa tujuan sebenarnya dari keberadaan mereka di sana. Berawal dari sepasang pasangan baru tersebut, Tom dan Gemma yang ingin membeli sebuah rumah impiannya dan berakhir pada sebuah agensi properti yang dirasa cocok oleh mereka.
Rumah-rumah serupa, koridor jalan tanpa akhir, bahkan rumput dan matahari terasa seperti mesin yang digunakan untuk memanipulasi manusia. Itulah awal mula kengerian film vivarium berasal, ditambah naluriah manusia tidak pernah puas, lalu keduanya ingin memiliki seorang anak. Dunia yang terasa aneh ini secara langsung menurunkan box berisi seorang bayi dari langit, dan semua masalah dimulai di sini.
2. The Truman Show
Bergeser ke tahun 90’an The Truman Show sebuah mahakarya satir-drama psikologis garapan sutradara Peter Weir yang dirilis pada tahun 1998 . Film ini dibintangi oleh Jim Carrey yang dikenal sebagai pelawak kocak justru dalam peran paling serius dan menyentuh dalam karirnya. Sebagai Truman Burbank, seorang pria biasa yang perlahan menemukan bahwa seluruh eksistensinya adalah kebohongan raksasa Ia tinggal di sebuah kota pesisir yang tampak indah dan sempurna. Rumah-rumahnya rapi, tetangganya ramah, dan setiap pagi ia menyapa dunia dengan kalimat khasnya: "Good morning, and in case I don't see ya, good afternoon, good evening, and good night!" .
Baca Juga: Jtekt Stings Aichi Melaju Mulus ke Semifinal AVC 2026, Nakhonratchasima Dibungkam 3-0
Namun ada satu mimpi yang terus mengganggu pikirannya: ia ingin bepergian, menjelajahi dunia, dan yang paling penting, ia ingin pergi ke Fiji untuk mencari seorang wanita bernama Lauren Garland (Natascha McElhone). Lauren adalah cinta pertama Truman di masa kuliah, seorang wanita yang tiba-tiba lenyap dari hidupnya tanpa penjelasan. Pihak "keluarga Lauren" memberitahu bahwa mereka pindah ke Fiji, dan sejak saat itu Truman terobsesi untuk ke sana. Sejak saat itu, Truman mulai curiga. Ia mulai mengamati pola aneh di sekitarnya: mobil-mobil yang melintas di depan rumahnya selalu sama dan orang-orang yang ia temui setiap hari mengucapkan dialog yang persis sama, berulang-ulang. Dan dari kecurigaannya pun menjadi awal mula perjalanan mengerikannya.
3. The Backrooms
Film yang baru dirilis pada 30 Mei 2026 ini merupakan garapan sutradara Kane Parsons denga cerita berlatar pada tahun 1990-an di sebuah kota kecil yang tak disebutkan namanya. Di sinilah kita berkenalan dengan Clark (Chiwetel Ejiofor), pemilik toko furnitur bernama Cap'n Clark's Ottoman Empire yang sedang bangkrut . Hidupnya berantakan: istrinya meninggalkannya dan mengusirnya dari rumah, ia tidur di toko dan minum alkohol setiap malam, serta melampiaskan amarahnya dalam sesi terapi bersama Dr. Mary Kline (Renate Reinsve) .
Dr. Kline sendiri punya masalah masa kecil yang belum terselesaikan, ia adalah seorang terapis yang berusaha membantu orang lain keluar dari pola perilaku destruktif, tapi justru menutup diri dari dunia karena trauma masa lalunya sendiri. Suatu hari, terjadi masalah aneh dengan kelistrikan di toko Clark.
Saat menyelidiki ruang bawah tanah, Clark menemukan sesuatu yang tidak biasa terjadi, sebuah pintu tak terlihat di dinding menampilkan sebuah portal menuju dimensi lain yang dikenal sebagai "The Backrooms”. Di balik pintu itu terbentang dunia yang mustahil: hamparan ruangan, koridor, dan kantor kosong yang tampak tak berujung, semuanya diselimuti cat kuning sakit-sakitan dan diterangi lampu neon yang berdengung tanpa henti. Dan disinilah awal mula Clark dan teman-temannya memulai eksplorasi psikologis tanpa ujung.
Horor tidak selalu tentang hantu yang melompat di depan kamera atau pintu yang terbuka sendiri. Terkadang, jenis ketakutan paling mengerikan bukan berasal dari luar, tapi dari dalam diri kita sendiri mulai dari keraguan akan pilihan, rasa penasaran, dan merasa aman di zona sendiri.
Comment