TULANG BAWANG, CEKLISSATU - Akhir-akhir ini fenomena umbar-umbar janji politik mulai ramai dan memanas di ruang publik. Berbicara pemerintahan, bukanlah seperti bicara di kaki lima dan group whatshapp yang sering dilakukan oleh segenap tim pemenangan pasangan calon Bupati. Dalam birokrasi pemerintahan ada sistem dan aturan main yang harus dijalankan.


Masyarakat saat ini sudah cerdas melihat lebih rasional bahwa hal-hal ini tidak mungkin dilakukan. Sekalipun dipaksakan sulit untuk realisasi karena program tersebut asal dan tidak relevan. Mengukir janji di atas uang negara adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab.


Heri salah satu tokoh pemuda/masarakat tulang bawag mengingatkan, 25 program BMW janji mantan bupati Winarti yang sampai saat ini masih banyak yang tidak terealisasi, dan penting bagi warga Tulang bawang menjelang Pilkada 2024 untuk tidak terlena dengan janji manis politik mantan bupati Winarti yang tidak relevan, dengan fungsi sebenarnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.tegasnya.

Baca Juga : Jaro Ade: Peningkatan Ekonomi Harus Sejalan dengan Pembangunan Infrastruktur dan Penguatan SDM


“Mengandalkan janji politik semata tanpa mempertimbangkan aspek regulasi dan efektivitas penggunaan anggaran dapat berdampak fatal bagi masyarakat dan pemerintah Tulang bawang,” ucapnya.


Lebih lanjut menurutnya, pembangunan infrastruktur memang penting, namun harus dilakukan dengan memperhatikan regulasi dan penggunaan anggaran yang efisien dan transparan. 


"Hanya dengan demikian, langkah progresif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan dapat diwujudkan dengan baik dan berkelanjutan, tidak dengan mengubar janji Politik pada saat baru mau menjadi bakal calon saja,"tutupnya.