BOGOR, CEKLISSATU - Walikota Bogor Dedie A Rachim didampingi Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bogor, Sudjatmiko meninjau perbaikan terminal Bubulak pada, Selasa, (9/9/2025).
Saat peninjauan terminal Bubulak Walikota Bogor Dedie A Rachim menyampaikan bahwa secara keseluruhan telah selesai, namun masih ada yang harus di sempurnakan, untuk itu Dedie meminta pihak pelaksana untuk menyalesaikannya.
"Hari ini, kami meninjau perbaikan emplacement dari Terminal Bubulak. Alhamdulillah, emplacement keseluruhannya sudah selesai. Hanya memang kami belum serah terimakan karena ada beberapa catatan-catatan, ada sedikit kertakan, ada yang belum sempurna.Itu kita minta kepada pelaksana untuk menyelesaikan dan memperbaiki," ujar Dedie kepada wartawan.
Baca Juga: Hore, Biskita Transpakuan Bakal Buka Rute Sampai IPB University di Dramaga, Ini Kata Walikota Bogor
Dedie juga mengatakan pada tahun 2026 mendatang, pihaknya juga menyatakan ada anggaran untuk pembangunan sarana pendukung untuk operasional dari Terminal Bubulak.
Selanjutnya, pihaknya melakukan peninjauan pool Bis Kita untuk persiapan koridor 5 dan 6 yang rencananya pada tanggal 5 Oktober mendatang, koridor 5 dan 6 ini akan dibuka, dan akan dioperasionalkan segera.
"Jadi sejauh ini, Alhamdulillah, tidak ada kendala, masih dalam progres sesuai dengan harapan. Mudah-mudahan nanti pelaksanaannya juga tetap bisa berlangsung dengan lancar," harap Dedie
Terkait dengan kesiapan armada menurut Dedie saat ini armada terdapat 21 armada Koridor 5 dan 6 yang akan melayani. dari 21 itu termasuk 2 diantaranya adalah cadangan.
"Jadi ya kita sih berharap tentu 4 koridor yang nanti akan bisa dilaksanakan di 2026 bisa kita lanjutkan. Bahkan ke depan kita persiapkan koridor lain. Supaya konfesi rerouting dan reduksi angkot dan juga pelayanan kepada masyarakat bisa kita optimalisasikan,"ujarnya.
Baca Juga: Angkot Direduksi, Biskita Transpakuan Dioptimalkan
Selain itu, terkait dengan rerouting angkot untuk keberadaan angkot trayek kabupaten pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dishub Propinsi Jawa Barat.
"Untuk angot kabupaten kami sudah koordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat. Intinya kami meminta kepada Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat untuk meninjau ulang beberapa trayek yang langsung memasuki jantung kota Bogor. Karena agak bertolak belakang dengan program rerouting konfesi dan reduksi angkot Kota," Paparnya.
Sedangkan untuk jumlah reduksi konfesi rerouting angkot Kota menurut Dedie, berjumlah sekitar 3.800an dan saat ini kemungkinan tersisa mencapai kurang lebih sekitar 2.000 sampai dengan 2.500.
"Angkot kabupaten yang masuk ke Bogor itu jumlahnya hampir 6.000. ini yang kemudian harus menjadi perhatian bersama, harus dicarikan solusi, jadi jangan hanya kita saja yang mencari solusi.Tetapi kami juga ingin dibantu oleh provinsi untuk mencarikan solusi bagaimana angkot ini kemudian tertata lebih rapi, ya jalurnya juga sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dan tidak memenuhi jalanan kota Bogor yang sempit. Itu kan masalahnya."pungkas nya.
Comment