BOGOR, CEKLISSATU– Pemerintah Kota Bogor memastikan pembangunan trase baru Batutulis segera dimulai setelah tahapan soil test atau uji kepadatan tanah rampung dilakukan. Proyek strategis yang digadang-gadang menjadi jalur alternatif penting sekaligus wajah baru kawasan Batutulis itu ditargetkan selesai pada 21 Oktober 2026.
Dalam peninjauan lokasi, suasana penuh optimisme terlihat ketika para pihak membahas potensi besar kawasan tersebut. Selain fungsi infrastruktur, trase baru Batutulis juga disebut akan menghadirkan panorama indah dengan latar Gunung Salak yang menjadi daya tarik tersendiri.
“View-nya bagus banget. Pas jalan menuju Saleh Danasasmita itu proyek pembangunan trase pemandangannya luar biasa,” ujar Walikota Bogor, Dedie A Rachim saat peninjauan lokasi trase Batutulis, Senin (25/5/2026).
Namun demikian, pemerintah juga mengingatkan pentingnya menjaga estetika kawasan agar tetap tertata. Penataan ruang di sepanjang jalur diminta diperhatikan serius agar tidak dipenuhi bangunan liar, ruko semrawut, maupun PKL yang mengganggu keindahan kawasan.
“Nanti jangan tiba-tiba ada ruko atau PKL. Itu harus dipikirkan dari sekarang,” tegas Dedie.
Sementara itu, Dedie menjelaskan bahwa saat ini proyek masih memasuki tahapan akhir soil test sebelum alat berat mulai bekerja di lapangan.
“Ini soil test terakhir untuk memastikan kepadatan tanah. Kalau hasilnya sudah keluar, maka alat berat segera melaksanakan kegiatan teknis pembangunan trase baru Batutulis,” ujarnya.
Ia juga meminta seluruh pihak, mulai dari kontraktor pelaksana PT Promix, PPK, hingga Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, memastikan pembangunan berjalan tepat waktu dengan kualitas terbaik.
Menurutnya, jalur Batutulis memiliki nilai strategis karena sudah lama dinantikan masyarakat. Selain untuk mendukung mobilitas warga, trase tersebut juga akan menjadi akses penting menjelang pelaksanaan Porprov Jabar 2026 di kawasan Pamoyanan.
“Jalur ini sangat strategis dan sangat dinanti masyarakat Kota Bogor. November nanti juga akan digunakan untuk mendukung kegiatan Porprov,” katanya.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri telah menyiapkan anggaran sebesar Rp21,24 miliar untuk pembangunan proyek tersebut. Dengan anggaran itu, pemerintah berharap hasil pembangunan sebanding dengan kualitas infrastruktur yang dihasilkan.
Proyek trase baru Batutulis nantinya tidak hanya menghadirkan jalan baru, tetapi juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti pedestrian, drainase, taman, PJU, pembetonan jalan, hingga penguatan konstruksi kawasan.
Pembangunan dengan durasi kontrak selama 163 hari itu diharapkan mampu menjadi ikon baru Kota Bogor yang memadukan fungsi konektivitas, kenyamanan, dan keindahan panorama alam Gunung Salak.
Comment