“Ini soil test terakhir untuk memastikan kepadatan tanah. Kalau hasilnya sudah keluar, maka alat berat segera melaksanakan kegiatan teknis pembangunan trase baru Batutulis,” ujarnya.
Ia juga meminta seluruh pihak, mulai dari kontraktor pelaksana PT Promix, PPK, hingga Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, memastikan pembangunan berjalan tepat waktu dengan kualitas terbaik.
Menurutnya, jalur Batutulis memiliki nilai strategis karena sudah lama dinantikan masyarakat. Selain untuk mendukung mobilitas warga, trase tersebut juga akan menjadi akses penting menjelang pelaksanaan Porprov Jabar 2026 di kawasan Pamoyanan.
“Jalur ini sangat strategis dan sangat dinanti masyarakat Kota Bogor. November nanti juga akan digunakan untuk mendukung kegiatan Porprov,” katanya.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri telah menyiapkan anggaran sebesar Rp21,24 miliar untuk pembangunan proyek tersebut. Dengan anggaran itu, pemerintah berharap hasil pembangunan sebanding dengan kualitas infrastruktur yang dihasilkan.
Proyek trase baru Batutulis nantinya tidak hanya menghadirkan jalan baru, tetapi juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti pedestrian, drainase, taman, PJU, pembetonan jalan, hingga penguatan konstruksi kawasan.
Comment