“Sesuai dengan arahan bapak Presiden, sepak bola Indonesia harus berkembang pesat. Karena itu, pembinaan sejak usia dini menjadi hal yang sangat penting,” jelas Taufik. 
 
Ia berharap, dari ajang ini akan lahir generasi penerus sepak bola Indonesia. Tentu ke depan, pembinaan ini akan terus ditingkatkan di bawah arahan Ketua Umum PSSI, agar pembinaan berkelanjutan bisa berjalan lebih baik.
 
“Pembinaan usia dini itu kunci, karena karakter dan skill seorang pemain hanya bisa terbentuk dengan baik bila dimulai sejak kecil. Lewat turnamen ini, kita berharap hasilnya positif untuk masa depan sepak bola Indonesia,” terangnya.

Baca Juga: Dukung UMKM hingga Hutan Kota, Wabup Jaro Ade: Bentuk Pelayanan Nyata Pemkab Bogor kepada Masyarakat
 
Senada, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengungkapkan, membangun sepak bola tidak bisa dilakukan oleh PSSI sendirian. Harus ada kolaborasi antara seluruh stakeholder yakni pemerintah, swasta, PSSI, sekolah, semuanya harus bersama-sama.

IMG_20250825_184448.webp
NUSANTARA OPEN 2025: Bupati Bogor, Rudy Susmanto menghadiri pembukaan turnamen sepak bola Nusantara Open 2025, di Training Ground Garudayaksa Football Academy, Kabupaten Bekasi, Senin, (25/8/2025).


 
“Turnamen-turnamen usia muda seperti ini sangat penting. Karena kalau Liga 3 atau Liga 4, rata-rata usianya sudah 19 sampai 21 tahun, bahkan ada yang senior. Jadi harus ada kompetisi berjenjang sejak dini,” ungkap Erick Thohir.
 
Erick Thohir mengapresiasi konsistensi Garudayaksa Football Academy. Menurutnya, banyak turnamen lain yang sifatnya on and off, tidak berkesinambungan. Namun Garudayaksa menunjukkan komitmen lebih.