Beragam aspirasi warga juga disampaikan, mulai dari usulan pembentukan tim penjaga Sungai Cikaniki, peningkatan insentif guru PAUD yang masih rendah, hingga perbaikan infrastruktur fasilitas sekolah. 

Ketua PGRI Kecamatan Leuwisadeng, Anto Sugiri, turut menyoroti perlunya pengadaan laptop dan ruang belajar untuk mendukung program pendidikan berbasis digital.

Baca Juga: Ketua Komisi III DPRD Bogor Desak SEGS Adil, Purasari Jangan Hanya Terdampak, Tapi Harus Dapat Manfaatnya

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Asep Nukliri menegaskan, komitmen guna memperjuangkan kebutuhan pendidikan di Kecamatan Leuwisadeng.

"APBD pendidikan sudah mendekati Rp3 triliun. Tahun depan kita dorong Pergub PAUD agar terealisasi, termasuk peningkatan tunjangan bagi pendidik nonformal," ujarnya.

Reses ditutup dengan komitmen bersama untuk mempercepat pembangunan di berbagai sektor.

Baca Juga: DPRD dan Pemkab Bogor Tetapkan Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025

"Mari benahi PR di Leuwisadeng bersama. Pembangunan harus dimulai dari sekarang, baik dari sisi infrastruktur, SDM, maupun SDA," tutupnya.