Selanjutnya, Langkah ini dilakukan, untuk mencegah keterlibatan pelajar dalam aksi unjuk rasa yang berpotensi membahayakan diri mereka sendiri. 

Selain itu, Polresta juga menyiagakan personel saat mengawal jalannya unjuk rasa di Kota Bogor khususnya. 

“Untuk pengamanan unjuk rasa, kami dibantu dari seluruh institusi, baik TNI-Polri, Denpom, Brimob, maupun Satpol-PP, dengan total kekuatan 638 personel,” imbuh nya

Kombes Pol Eko juha mengimbau agar para pelajar tidak mudah terprovokasi dengan ajakan-ajakan di media sosial yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain. 

Bukan hanya itu, Orang tua dan pihak sekolah juga diminta lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak didiknya, baik di lingkungan sekolah maupun di luar jam belajar.