Sementara itu, General Manager The Jungle Waterpark Bogor, Zakky Afifi, mengatakan pihaknya mendukung kehadiran SESI sebagai fasilitas edukasi yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya umat Islam.
“Kami mendukung adanya fasilitas edukasi ini. Semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat dengan mengenali langsung benda-benda peninggalan dan bukti-bukti sejarahnya,” ujar Zakky.
Menurut Zakky, SESI hadir melalui kolaborasi antara pihak The Jungle dan sejumlah pihak terkait. Fasilitas tersebut dirancang sebagai sarana edukasi sejarah Islam, khususnya bagi anak-anak dan pelajar.
“Jadi ini edukasi, khususnya untuk anak-anak sekarang. Kita ingin anak-anak dididik sejak usia dini untuk lebih mengenal sejarah Nabi Muhammad SAW,” katanya.
Zakky menyebut, respons dari sejumlah lembaga pendidikan di Kota Bogor terhadap keberadaan SESI cukup positif. Hingga saat ini, pihaknya mencatat sekitar 50.000 siswa dari berbagai jenjang pendidikan telah direncanakan untuk mengunjungi pusat edukasi tersebut.
“Alhamdulillah kita sudah direspons positif oleh sekolah-sekolah, khususnya TK, PAUD, IGRA, dan semua sekolah di Bogor. Kurang lebih sudah ada 50.000 siswa yang akan datang ke Sentra Edukasi Syiar Islam,” ungkapnya.
Di SESI, pengunjung dapat menyaksikan film sinema mengenai kisah 25 Nabi dan Rasul, mulai dari Nabi Adam AS hingga Nabi Muhammad SAW. Selain itu, tersedia berbagai replika yang menggambarkan sejumlah tempat dan benda bersejarah dalam perjalanan Islam.
Baca Juga: Konsisten Jaga Kualitas Pelayanan Terhadap Pengunjung, The Jungle Kembali Meraih Top Brand
Zakky mengatakan, saat ini terdapat sekitar 12 replika yang dipamerkan. Di antaranya replika sandal, pedang, cincin, surat, busur, dan panah yang dikaitkan dengan sejarah Rasulullah SAW. SESI juga menghadirkan replika Gua Hira dan tengah mengembangkan replika Pohon Sahabi.
Selain replika, terdapat pula sejumlah material yang disebut sebagai bagian dari koleksi asli, termasuk batu dari kawasan Jabal Rahmah dan Jabal Tsur.
“Gua Hira merupakan bagian dari sejarah wahyu pertama Nabi Muhammad SAW, tempat turunnya Al-Qur’an. Gua Hira ini dibuat dengan bahan resin dan semen sehingga dibuat menyerupai kondisi aslinya,” jelas Zakky.
Adapun pameran Kiswah Ka’bah asli menjadi salah satu agenda khusus yang hanya berlangsung dalam waktu terbatas. Kiswah yang disebut digunakan pada tahun 1444 Hijriah tersebut dipamerkan mulai 25 hingga 31 Agustus 2026.
Comment