Tak hanya itu, Disparbud juga tengah menjalin kerja sama dengan Keraton Sumedang Larang untuk menghadirkan replika pusaka Kerajaan Sunda sebagai pelengkap koleksi museum.

Pengembangan Museum Pajajaran turut mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Kementerian Kebudayaan menyetujui bantuan anggaran sebesar Rp13,5 miliar yang akan direalisasikan pada September hingga Oktober 2026.

"Komitmen Pemkot Bogor dalam merevitalisasi kawasan heritage ini mendapat respons positif dari pemerintah pusat. Proposal alokasi anggaran yang diajukan Disparbud Kota Bogor secara resmi disetujui oleh Kementerian Kebudayaan dengan mengucurkan dana bantuan sebesar Rp13,5 miliar," ungkap Firdaus.

Dana tersebut akan difokuskan untuk penataan interior ruang pamer, peningkatan sistem keamanan, pembangunan menara pengawas, serta pemasangan pagar pembatas kawasan museum.

Baca Juga: PSSI Cetak Sejarah Baru: Kursus 2.500 Pelatih Sepak Bola Lisensi D dan 500 Pelatih Futsal Resmi Masuk Rekor MURI

Firdaus berharap seluruh pengembangan tersebut mampu membawa Museum Pajajaran menjadi museum berstandar nasional sekaligus destinasi wisata sejarah yang dikenal hingga tingkat internasional.

"Kami akan jadikan Museum Pajajaran sebagai museum yang memiliki histori fakta masa lalu dan peradaban Sunda hingga masa sekarang. Targetnya, Museum Pajajaran menjadi pusat edukasi dan wisata bertaraf internasional, sehingga menjadi salah satu objek wisata yang membanggakan Kota Bogor," pungkasnya.