BOGOR, CEKLISSATU — Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar kegiatan Sosialisasi Gerakan Selamatkan Pangan dan Pembentukan Multi-Stakeholder Forum (MSF) Pangan Kota Bogor, bertempat di Auditorium Bima Arya, Perpustakaan Kota Bogor.
Acara ini menjadi langkah konkret dalam menjawab tantangan ketahanan pangan di tengah pesatnya urbanisasi dan meningkatnya jumlah penduduk.
Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran “Aksi Sadar Kurangi Pangan Berlebih Kota Bogor (ASINAN BOGOR)” yang disusun bersama pemangku kepentingan sejak Maret 2025. Kegiatan ini bertujuan membangun kesepahaman lintas sektor terhadap isu food loss dan food waste, serta mendorong terbentuknya forum multipihak pangan yang berkelanjutan.
Baca Juga: Satuan Kesehatan Rumkital Marinir Cilandak Hadir Untuk Masyarakat Majalengka
Sementara itu, Drh. Wina Sekretaris DKPP Kota Bogor, menekankan bahwa “Indonesia merupakan penghasil food waste terbesar ke-2 setelah Arab Saudi. Kerugian kita luar biasa, mencapai triliunan dan harus kita cegah. Ini merupakan masalah yang serius, kita perlu kerja sama lintas sektoral, kolaborasi pentahelix agar kebutuhan pangan Indonesia tercukupi,” ucap Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil Amin, S.Si, M.Si dalam sambutannya.
Comment