BOGOR, CEKLISSATU.COM – Pemerintah Kabupaten Bogor menanggapi jalan rusak di Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, yang sebelumnya disorot karena aspalnya mengelupas meski baru diperbaiki.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor, Suryanto Putra, menyatakan persoalan utama jalan rusak itu bukan terletak pada kualitas aspalnya, melainkan pada sistem drainase yang tidak berfungsi.
Ia menjelaskan, jalan rusak itu akibat aliran drainase yang sebelumnya mengarah ke kawasan Sentul kini tertutup, sehingga air tidak memiliki saluran pembuangan dan meluap ke badan jalan.
“Kan drainasenya itu masuk ke lahan Sentul, sekarang itu ditembok, ditutup, tidak ada saluran. Akhirnya air melimpah semua ke jalan,” kata Suryanto saat ditemui Ceklissatu.com, Jumat (2/12/26).
Menurutnya, selama tidak ada sodetan sebagai jalur pembuangan air, perbaikan jalan tidak akan bertahan lama.
Pihaknya memastikan pembenahan drainase akan dilakukan dalam waktu dekat dan direncanakan mulai awal 2026.
Suryanto menyebut, pihaknya akan melakukan koordinasi lintas pihak sebelum pengerjaan jalan rusak itu dilakukan.
“Kita mau koordinasikan dengan masyarakat, dengan tokoh di sana, maupun dengan pengembang yang ada,” kata dia.
Kerusakan jalan di Bojong Koneng ini sebelumnya menjadi perhatian publik karena lokasinya berada di wilayah yang dikenal dekat dengan kediaman Presiden Prabowo Subianto.
Comment