KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bertindak cepat menanggapi aduan masyarakat terkait adanya pasangan Lanjut Usia (Lansia) terlantar di Desa Cibunian Kecamatan Pamijahan.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto langsung menginstruksikan penanganan serius dan memastikan keduanya mendapat bantuan.
Rudy Susmanto langsung memerintahkan jajarannya untuk segera turun tangan dan memberikan bantuan nyata berupa logistik hingga pembangunan tempat tinggal yang layak.
“Saya mendapatkan laporan tentang kondisi Ibu Murhati dan Abah yang terlantar, dan saya langsung instruksikan kepada Dinas Sosial serta Camat Pamijahan untuk menindaklanjuti secepatnya,” ucap Rudy Susmanto.
Baca Juga: Pemkab Bogor Lepas 248 Calon Jemaah Haji Kloter Terakhir Berangkat ke Tanah Suci
Respons cepat ini sekaligus menunjukkan komitmen kuat Pemkab Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto dalam menjamin kesejahteraan dan perlindungan bagi seluruh masyarakat, tanpa terkecuali.
Sementara itu, Camat Pamijahan, Wawan Suryana menyatakan, tindak lanjut dari instruksi tersebut, bahwa kemarin malam sekitar pukul 21.30 WIB.
"Saya langsung memerintahkan kepada Sekretaris Camat didampingi Pembina Wilayah Satpol PP dan berkoordinasi dengan pemerintah desa, untuk segera datang ke lokasi di Kampung Babakan RT001/RW008 Desa Cibunian Kecamatan Pamijahan. Kami membawa bantuan berupa sembako dan sejumlah bantuan uang tunai,” ujar Camat Pamijahan.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga telah menyiapkan kontrakan sementara, meskipun pada akhirnya keluarga anak kandung pasangan lansia tersebut, Saudara Amani, telah membawa kedua orang tuanya tinggal bersamanya di Kampung Cimanggu Desa Cibunian Kecamatan Pamijahan.
Bahkan, seorang anggota keluarga bernama Ibu Kayah menghibahkan tanah seluas 9x12 meter untuk tempat tinggal baru Ibu Murhati dan Abah.
Pemerintah Kecamatan dan Desa Cibunian segera merespons dengan menyusun usulan pembangunan rumah program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Pemkab Bogor yakni DKPP Kabupaten Bogor.
Camat Pamijahan menyatakan, akan memperkuat sistem pendataan warga rentan dan koordinasi yang solid dari tingkat RT hingga kecamatan.
“Saya ingin RT, RW dan kepala desa aktif memantau warganya. Jangan sampai ada warga kita yang membutuhkan, tetapi tidak tertangani karena kurangnya informasi,” tandasnya.
Comment