KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM – Aksi kriminalitas kembali menghantui warga Kabupaten Bogor. Kali ini, sebuah insiden pembegalan sadis terjadi di Jalan Lingkar Galuga, jalur alternatif yang menghubungkan Kecamatan Leuwiliang dan Cibungbulang.
Lokasi peristiwa pembegalan yang terjadi pada Selasa (08/07/2025) malam, terekam dalam video amatir warga dan viral di berbagai grup pesan instan.
Menanggapi kejadian tersebut, Camat Cibungbulang, Agung Surachman Ali, angkat suara. Ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, khususnya saat melintas di kawasan tersebut pada malam hari.
“Untuk warga Cibungbulang dan sekitarnya, saya imbau agar ekstra hati-hati saat melintasi Jalan Lingkar Galuga. Meski penerangan jalan sudah lebih baik, potensi kejahatan tetap mengintai,” ucap Agung, Rabu (09/07/2025).
Baca Juga: Pasca Longsor Sampah TPAS Galuga, Pemkab Bogor Gerak Cepat Alokasikan Anggaran Penanganan
Agung menekankan pentingnya tidak bepergian sendirian saat malam, terutama di jalur rawan seperti Galuga.
Ia juga mengingatkan agar warga tidak lengah dan senantiasa menjaga keselamatan diri serta barang bawaan.
“Kalau bisa, hindari melintas sendirian. Tetap waspada dan jangan terlalu percaya diri. Keselamatan lebih utama,” tegasnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cibungbulang, Iptu Nana Sujana membenarkan adanya insiden pembegalan tersebut. Namun hingga kini, korban belum membuat laporan resmi ke pihak berwajib.
Baca Juga: Titik Rawan Longsor di TPAS Galuga Dipasangi Spanduk Peringatan, Warga Berharap Segera Ada Mitigasi
“Benar, kami menerima informasi adanya aksi begal di jalur Galuga semalam. Tapi sampai saat ini korban belum datang untuk melapor,” jelas Iptu Nana.
Ia pun mengimbau, korban segera membuat laporan agar proses penyelidikan bisa segera dilakukan.
Pihaknya juga tengah mengumpulkan keterangan saksi dan mencoba mengidentifikasi ciri-ciri pelaku dari rekaman video yang beredar.
“Kami butuh laporan resmi agar bisa menindaklanjuti secara hukum. Untuk identitas pelaku masih kami dalami,” ujarnya.
Baca Juga: Tiga Kasus DBD Tercatat di Leuwiliang, Puskesmas Gerak Cepat Lakukan Fogging di Sejumlah Titik
Lebih lanjut, Nana mengungkapkan bahwa ini bukan kali pertama kejahatan serupa terjadi di lokasi tersebut.
Dua bulan lalu, kejadian serupa nyaris berujung tragis, namun pelaku gagal membawa kabur kendaraan korban berkat keberadaan warga lain yang melintas.
“Waktu itu korban sempat dilukai, tapi kendaraan berhasil diselamatkan karena ada warga yang datang,” terang Nana.
Ia juga menjelaskan bahwa sebelumnya jalur Galuga minim penerangan. Namun kini, Pemerintah Kabupaten Bogor telah memasang lampu PJU demi menekan angka kriminalitas di kawasan tersebut.
Baca Juga: DPD KNPI Kabupaten Bogor Dorong Aktivispreneur, Pemuda Harus Jadi Penggerak di Era Digital
“PJU memang sudah dipasang beberapa waktu lalu. Tapi kami tetap minta warga jangan terlena, karena pelaku kejahatan bisa beraksi kapan saja,” tutupnya.
Comment