BOGOR, CEKLISSATU.COM - Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) secara langsung melepas ratusan pemudik dalam program Mudik Gratis yang digelar Polresta Bogor Kota di Alun-alun Kota Bogor, Senin (16/3/2026).
Rio Wahyu Anggoro menegaskan, bahwa program Mudik Gratis bukan sekadar fasilitas transportasi, tetapi juga upaya nyata menekan angka kecelakaan lalu lintas saat musim mudik.
Menurutnya, penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh masih menjadi salah satu faktor tingginya risiko kecelakaan, terutama akibat kelelahan dan microsleep.
Melalui mudik gratis itu, kata Rio, Polresta Bogor Kota ingin memberikan alternatif perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Ini bentuk kehadiran negara untuk masyarakat, agar mereka bisa pulang ke kampung halaman dengan selamat,” ujarnya.
Rio juga menekankan bahwa program mudik gratis merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara TNI, Polri, Pemerintah Kota Bogor, hingga DPRD.
Sinergi tersebut, kata dia, menjadi bukti bahwa pelayanan kepada masyarakat dilakukan tanpa sekat, demi memberikan rasa aman dan nyaman saat Idulfitri.
Sementara itu, Wali Kota Bogor, Dedie Rachim memberikan apresiasi atas inisiatif Polresta Bogor Kota yang tetap menghadirkan program mudik gratis di tengah berbagai tantangan tugas kepolisian.
Ia menilai, perhatian terhadap masyarakat yang hendak mudik menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah.
Baca Juga: Kemenhub Siapkan 401 Bus untuk Program Mudik Gratis, Dibuka 34 Tujuan di 10 Provinsi, Catat Waktunya
Tak hanya itu, Pemkot Bogor bersama Polresta juga menyediakan fasilitas penitipan kendaraan gratis bagi warga yang meninggalkan rumah selama mudik, baik roda dua maupun roda empat.
Dedie menambahkan, dirinya bersama Kapolresta turut melakukan pengecekan ke sejumlah rumah warga yang ditinggalkan.
“Tadi kami juga mengecek bersama Pak Kapolres bagaimana kondisi rumah-rumah yang ditinggalkan. Rata-rata sudah dititipkan kepada RT dan RW setempat,” kata Dedie.
Ia memastikan sebagian besar rumah telah dititipkan kepada pengurus lingkungan setempat.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum berangkat mudik, seperti mematikan aliran gas, listrik, dan air, guna menghindari potensi bahaya.
Selain itu, pengawasan juga akan dilakukan oleh aparat kepolisian bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas selama masa libur Lebaran.
Baca Juga: Ini Waktu dan Syarat Mudik Gratis Jakarta, Dishub Sebut Tiket Tidak Dapat Dipindahtangankan
“Yang paling penting adalah mematikan gas, PAM, dan juga listrik. Biasanya pemantauan juga dilakukan oleh tim dari polsek bersama teman-teman Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” imbuhnya.
Comment