BOGOR, CEKLISSATU.COM – Polres Bogor menegaskan komitmennya dalam memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak dengan membentuk Satuan Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO).
Satuan khusus itu direncanakan mulai beroperasi pada tahun 2026, sebagai upaya meningkatkan efektivitas penanganan kasus kelompok rentan di wilayah Kabupaten Bogor.
Langkah strategis tersebut telah mendapatkan restu dari Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat, menjadikan Polres Bogor sebagai salah satu garda terdepan dalam inovasi struktur organisasi kepolisian di tingkat daerah.
Baca Juga: Angka Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Turun Jadi 3,7 Persen, Mobil SAPA Jadi Langkah Strategis
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto mengungkapkan, bahwa Polres Bogor terpilih sebagai lokasi percontohan (pilot project) untuk pembentukan satuan khusus itu.
Kepercayaan tersebut diberikan mengingat beban kerja dan urgensi penanganan kasus perempuan dan anak di wilayah Kabupaten Bogor yang cukup tinggi.
“Kemarin kami ajukan ke Polda, alhamdulillah di-ACC. Ada dua polres di wilayah Polda Jawa Barat yang menjadi pilot project, yaitu Polres Bogor dan Polres Karawang,” ujar Wikha dalam keterangannya, Sabtu (3/1/2026).
Baca Juga: Sepanjang 2025, KPAD Temukan 126 Kasus Anak: 20 Laporan Kekerasan, 18 Tindak Asusila
Selama ini, unit PPA masih berada di bawah naungan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim).
Pemisahan menjadi satuan tersendiri diharapkan dapat memangkas birokrasi dan meringankan beban kerja Satreskrim yang selama ini sangat padat.
Dengan menjadi satuan mandiri, fokus dan konsentrasi personel dalam mendampingi korban serta mengejar pelaku kejahatan terhadap perempuan dan anak akan lebih terjamin.
Baca Juga: DPRD Kota Bogor Mulai Garap Raperda Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan
“Saat ini penanganan kasus PPA-PPO itu tertumpu pada Satuan Reserse Kriminal. Nanti di tahun 2026, Polres Bogor akan memiliki satuan tersendiri,” ujarnya.
Satuan PPA-PPO ini nantinya tidak hanya sekadar berganti nama, tetapi juga akan diperkuat dari sisi kuantitas dan kualitas sumber daya manusia.
Ada 3 poin penting dalam struktur baru tersebut, yakni kepemimpinan mandiri, pembagian unit, dan penambahan personel.
Baca Juga: Unit PPA Satreskrim Polres Tulang Bawang Tangkap Empat Pelaku Kekerasan Seksual di Salah Satu Cafe
“Struktur baru ini nanti akan dipimpin kasat tersenditi, yang membawahi tiga unit kerja spesifik untuk berbagai klaster kasus, serta personel yang ditugaskan akan lebih besar dibandingkan jumlah unit PPA saat ini,” jelas dia.
Saat ini, pihak Polres Bogor masih menunggu proses mutasi dan penempatan personel dari Polda Jawa Barat untuk mengisi posisi-posisi strategis di satuan baru tersebut.
Pembentukan Satuan PPA-PPO ini merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat akan pelayanan kepolisian yang lebih responsif dan spesialis.
Baca Juga: Diah Pitaloka: DAK dari Pusat Harap Digunakan Untuk Pencegahan Perlindungan Perempuan dan Anak
“Fokus utama satuan PPA-PPO adalah memberikan perlindungan maksimal bagi perempuan dan anak serta memberantas sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) hingga ke akarnya,” tutup dia.
Comment