KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM -- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan gerakan penanaman pohon di wilayah Sukamakmur bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah kolaboratif yang harus dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan.
Itu disampaikan Ajat saat mewakili Bupati Bogor melaksanakan penanaman pohon di Desa Wargajaya, Sukamakmur, bersama Perhutani, kepala desa, pelaku usaha wisata, masyarakat dan Forkopimcam Sukamakmur, Selasa (24/2/2026).
“Menanam pohon tidak bisa hanya mengandalkan APBD, tidak bisa sekadar perintah pimpinan. Menanam itu harus dengan hati. Harus ada kesadaran dan mimpi untuk mewariskan alam yang baik kepada anak cucu kita,” ucap Ajat dalam keterangan resminya.
Baca Juga: BiiFest 2026 Resmi Dibuka, Gaungkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
Selain itu lanjut Ajat, jika gerakan ini dilakukan dengan ketulusan dan kesadaran kolektif, maka upaya penghijauan akan menjadi pembangunan berkelanjutan yang memberi manfaat jangka panjang bagi Kabupaten Bogor.
“Alhamdulillah hari ini kita berkumpul bersama, mulai dari Perhutani, para pengusaha wisata, para kepala desa, hingga seluruh elemen masyarakat Sukamakmur untuk melaksanakan penanaman pohon,” terang Ajat.
Sekda mengatakan, pada tahap awal penanaman difokuskan pada pohon pinus dan damar sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah, Perhutani, dan pemilik usaha wisata di kawasan tersebut.
Ajat juga menyampaikan, berdasarkan arahan Bupati Bogor kegiatan penanaman akan dilakukan secara rutin setiap hari Selasa.
Gerakan ini juga akan diperluas dengan rencana penanaman pohon pinus di sepanjang jalan Sukamakmur hingga Sukawangi, sampai perbatasan Kabupaten Cianjur.
“Insyaallah dalam tiga sampai empat tahun ke depan, kita akan melihat perubahan yang signifikan. Kawasan ini akan kembali hijau dan indah,” beber Ajat.
Ajat menilai, wilayah dengan kontur alam yang cukup berat seperti Sukamakmur sangat membutuhkan pohon pelindung untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan mencegah potensi kerusakan alam.
Di sisi lain Ajat mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak yang terlibat. Dan menilai sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah desa, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan gerakan penghijauan ini.
“Mimpi kita adalah mengembalikan kawasan ini menjadi area pinus yang asri. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Baca Juga: Wabup Jaro Ade Ajak Warga Cileuksa Kabupaten Bogor Perkuat Gotong Royong serta Jaga Lingkungan
Sekda Ajat turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir dan berpartisipasi, menurutnya beliau mungkin tidak hadir secara fisik, tetapi semangat dan komitmennya untuk kemajuan Kabupaten Bogor selalu bersama kita.
Comment