BOGOR, CEKLISSATU.COM– Kebakaran menggegerkan warga di Jalan Kranji Timur, Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (1/9/2026) pagi. Sebuah rumah kontrakan terbakar setelah penghuni diduga tertidur saat memasak dan meninggalkan kompor dalam keadaan menyala.

Api yang muncul dari area dapur dengan cepat membesar hingga merambat ke bagian atap dan plafon bangunan kontrakan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor berhasil memadamkan api sebelum kobaran api meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Baca Juga: Diduga Percikan Las Sambar Styrofoam, Pabrik di Cileungsi Bogor Terbakar Hebat

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, melalui laporan penanganan kebakaran Sektor Cibinong menyebutkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.40 WIB.

Laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 10.41 WIB. Hanya berselang satu menit, Regu 1 Damkar Sektor Cibinong langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

"Petugas berangkat pada pukul 10.42 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 10.54 WIB setelah menempuh perjalanan sejauh 6,3 kilometer," kata Yudi, Selasa (1/9/2026).

Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, kebakaran diduga terjadi akibat kelalaian saat memasak.

Penghuni rumah kontrakan dilaporkan terlelap tidur ketika aktivitas memasak masih berlangsung di dapur. Api kemudian muncul dan dengan cepat membakar area dapur sebelum merambat ke bagian atap dan plafon bangunan.

Petugas Damkar Kabupaten Bogor langsung melakukan upaya pemadaman menggunakan metode cooling system.

Respons cepat petugas berhasil membatasi pergerakan api sehingga kebakaran tidak menjalar ke bangunan lain di kawasan permukiman tersebut.

Proses pemadaman dan penanganan kebakaran selesai pada pukul 11.20 WIB. Dalam operasi tersebut, Damkar Kabupaten Bogor mengerahkan Regu 1 Sektor Cibinong beserta dua unit mobil pemadam, yakni Merapi 27 dan Merapi 22.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara jumlah kerugian akibat kebakaran belum dirinci," beber Yudi.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk tidak meninggalkan kompor atau aktivitas memasak tanpa pengawasan. Kelalaian kecil di dapur dapat dengan cepat berubah menjadi kebakaran yang mengancam keselamatan dan harta benda.