BOGOR, CEKLISSATU – Usai kemeriahan rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) di kawasan Malasari, Kecamatan Nanggung pada Rabu (3/6/2026), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor bergerak cepat melakukan pembersihan. Hasilnya, sebanyak 10 ton sampah berhasil diangkut hanya dalam waktu satu hari.
Sampah yang dihasilkan dari kegiatan HJB tersebut terdiri dari sampah organik dan anorganik. Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Kabupaten Bogor, Agus Budi, menyebut komposisi sampah masih didominasi jenis organik.
“Totalnya sekitar 10 ton, terdiri dari sampah organik maupun anorganik. Biasanya komposisinya sekitar 60 persen organik dan 40 persen anorganik,” ujarnya usai acara Budaya Ngalokat Cai di Telaga Saat, Jumat (5/6/2026) .
Baca Juga: Begini Cara Kerja PSEL di Bogor dan Dampaknya bagi Lingkungan
Untuk memastikan area kegiatan kembali bersih dalam waktu singkat, DLH menerjunkan tiga unit dump truck serta satu armada compactor. Proses pengangkutan dilakukan segera setelah kegiatan selesai.
“Kegiatan selesai langsung dibersihkan. Sore hari semuanya sudah beres,” katanya.
Langkah cepat DLH mendapat apresiasi karena mampu menjaga kebersihan kawasan wisata dan lingkungan Malasari setelah ribuan masyarakat memadati lokasi perayaan HJB ke-544.
Agus menambahkan, seluruh sampah hasil kegiatan kemudian dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga untuk diproses lebih lanjut. Dengan penanganan cepat tersebut, kawasan Malasari kembali bersih dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.
Comment