KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM - Rabu pagi 8 Oktober 2025, langit Leuwiliang tampak cerah. Di lapangan Kecamatan Leuwiliang, tenda besar berhias tirai merah dan putih berdiri megah, meneduhkan puluhan warga dan para wakil rakyat yang hadir.
Suasana hangat namun serius terasa sejak awal, di balik kegiatan seremoni, ada pertemuan antara harapan rakyat dan para pengambil kebijakan.
Hari itu, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bogor menggelar Reses Masa Sidang Satu Tahun 2025–2026, sebuah momentum rutin yang menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada wakil mereka di parlemen.
Baca Juga: Reses DPRD Kabupaten Bogor di Leuwisadeng: Sektor Kesehatan, Pendidikan, Infrastruktur Jadi Sorotan
Di tengah suasana hangat itu, Camat Leuwiliang, Wr. Pelitawan, berdiri di depan mikrofon. Dengan nada santai namun tegas, ia menyampaikan beberapa usulan pembangunan prioritas bagi wilayahnya.
Salah satu yang diusulkan dan jadi perhatian pembangunan salah satunya stadion olahraga untuk masyarakat Leuwiliang.
"Masyarakat sekarang banyak yang enggan berolahraga di ruang terbuka. Katanya takut panas, takut hitam, karena skincare mahal," ujarnya disambut tawa para peserta. "Kami sudah siapkan lahannya, tinggal kami minta anggota dewan untuk ikut mengawal.”
Pelitawan juga menyinggung soal persoalan kebencanaan, khususnya getaran gempa kecil yang kerap dirasakan warga Desa Purasari. Ia menyampaikan perlunya kejelasan dari pihak berwenang mengenai penyebab getaran tersebut.
Comment