BOGOR, CEKLISSATU.COM – Momen peringatan HUT ke-80 RI di Desa Kalongsawah, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor diwarnai bentrok 2 kampung.

Menurut informasi yang beredar, bentrok 2 kampung itu dipicu oleh keributan usai pertandingan sepak bola.

Kepala Desa Kalongsawah, Nurhasanah ketika dikonfirmasi, membenarkan bahwa informasi yang bentrok 2 kampung itu berawal dari laga sepak bola antarwarga.

Baca Juga: Tim Futsal Putri DKI Bakal Bentrok dengan Lawan Abadinya di Final Futsal PON Aceh-Sumut

Meski begitu, ia menegaskan bahwa pertandingan tersebut bukan bagian dari agenda resmi desa.

"Menurut informasinya, dari pertandingan bola. Tapi itu di luar tanggung jawab desa. Pihak desa tetap membantu agar wilayah tetap kondusif dengan berkoordinasi bersama Kapolsek dan aparat lainnya,' ujar Nurhasanah melalui pesan WhatsApp, Senin (18/8/2025).

Nurhasanah menjelaskan, Pemerintah Desa Kalongsawah sebenarnya sudah menghentikan kegiatan turnamen Pordes Cup sejak akhir Juli 2025.

Baca Juga: Korban Tawuran di Jasinga Dimakamkan, Warga Berharap Kejadian Tidak Terulang

Sementara pertandingan yang berlangsung di Kampung Kalong Dagul merupakan kegiatan di luar penyelenggaraan desa.

Di tempat berbeda, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto tinjau lokasi kejadian kerusuhan di Desa Kalongsawah, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Senin (18/8/2025) dini hari.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan, pada tanggal 26 Juli 2025, telah terjadi keributan antar suporter pada saat pertandingan turnamen sepakbola tingkat RW di Desa Kalong Sawah, Kecamatan Jasinga antara Kampung Kalong Dagul dan Kampung Peuteuy.

"Atas kejadian tersebut, Kapolsek Jasinga mengundang Pemdes Kalong Sawah, Panita Penyelenggara dan supporter untuk melaksanakan mediasi di mapolsek, dengan hasil semua pihak sepakat pertandingan turnamen Sepakbola Pordes dihentikan," ungkapnya, Senin (18/08/25).

Baca Juga: Polisi Buru Pelaku yang Menewaskan Satu Orang Warga Saat Tawuran Antar Kampung di Jasinga Bogor

Ia mengatakan, pada tanggal 9 Agustus 2025, tanpa sepengetahuan Polsek Jasinga, bahwa turnamen sepakbola Desa Kalong Sawah dimulai kembali dengan ketua penyelenggara yang berbeda, dimana diikuti 10 tim tanpa diikuti Kampung Peuteuy.

"Pada hari Minggu, tanggal 17 Agustus 2025 sekitar jam 14.00 WIB, telah berlangsung final Sepakbola antara Kampung Parung Sapi Kaum dengan Kalong Dagul yang dilaksanakan di lapangan Labora, di Kampung Kalong Dagul," bebernya.

Menurutnya, dari hasil pertandingan tersebut skor 1-0 yang dimenangkan oleh Kampung Kalong Dagul. Setelah pertandingan selesai, sekitar jam 17.45 WIB, supporter dan para pemain Kampung Parung Sapi meninggalkan lapangan.

Baca Juga: Warga Dua Kampung di Jasinga Terlibat Tawuran, Satu Orang Meninggal Dunia

"Dalam perjalanan pulang melintasi Kampung Peuteuy dengan melakukan pawai dan menggerung-gerungkan motor, sehingga warga Kampung Peuteuy terpancing dan terjadi bentrok, hingga mengakibatkan korban luka akibat lemparan batu dari pihak Kampung Parung Sapi. Namun supporter dan pemain kembali ke wiilayah dan melaporkan kejadian tersebut," jelasnya.

Kemudian ia menuturkan, sekitar pukul 19.00 WIB, di Jl. Raya Jasinga Desa. Kalong Sawah, Kecamatan Jasinga, telah terjadi aksi saling serang antar warga Parung Sapi dan warga Peuteuy.

Bentrok 2 kampung tersebut mengakibatkan salah satu warga Parung Sapi Kaum, atas nama Sanger luka bagian perut diduga terkena sabetan senjata tajam, korban dilarikan ke Puskesmas Jasinga kemudian dirujuk ke RSUD Leuwiliang. Saat di perjalanan menuju RSUD Leuwiliang korban meninggal dunia,” katanya.