Alim menjelaskan, aparatur desa tidak hanya sebagai mitra, tetapi sebagai co-creator dalam transformasi pembangunan desa.
Aparatur desa dinilai sebagai ujung tombak perubahan yang mampu menghubungkan kampus dengan masyarakat.
“Sehingga hasil riset dan inovasi yang dihasilkan perguruan tinggi dapat diterapkan secara nyata dan sesuai kebutuhan masyarakat desa,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pembangunan desa berbasis data melalui pemanfaatan inovasi Data Desa Presisi.
Inovasi ini diharapkan dapat menjadi instrumen bagi aparatur desa dalam perencanaan pembangunan, pengambilan kebijakan.
Serta percepatan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di tengah tantangan global, seperti krisis pangan dan perubahan iklim.
“Saya berharap para alumni menjadi motor perubahan di desa masing-masing dengan mengedepankan prinsip inovasi, transparansi, dan partisipasi masyarakat, sekaligus menjaga nilai-nilai kearifan lokal,” ucapnya.
Baca Juga: Pemkab Bogor Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, Sekda Ajat Rochmat Imbau Warga Lakukan Langkah Ini
Selanjutnya, Kepala Desa Kota Batu Kecamatan Ciomas, Ratna Wulansari yang menjadi lulusan terbaik SPD angkatan V tahun 2025 menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, Rektor IPB University, kepala sekolah, para dosen pembimbing, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya SPD.
Comment