JAKARTA, CEKLISSATU.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai mengoptimalkan lahan aset seluas 2,9 hektare di Bintaro, Jakarta Selatan, yang terbengkalai sejak 2006, untuk pembangunan embung pengendali banjir dan fasilitas layanan kesehatan. 

Proyek itu diharapkan mampu mengurangi risiko banjir di kawasan Swadharma Raya dan meningkatkan akses publik terhadap layanan kesehatan.

"Kalau merujuk bukti kepemilikannya ini pembebasan lahan sudah dilakukan sejak tahun 2006, namun belum dimanfaatkan dengan baik hingga sekarang," kata Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, saat meninjau lahan yang berada di di Jalan Rengas, RT 05/011, Kelurahan Bintaro, Selasa (7/10/2025).

Baca Juga: BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, Antisipasi Banjir Pemprov Siagakan 1.200 Pompa Air

Anwar menjelaskan, lahan tersebut rencananya akan digunakan untuk pembuatan fasilitas layanan kesehatan dan embung sebagai fasilitas pengendalian banjir.

Menurutnya, embung dengan kedalaman lima meter yang akan dibuat mulai hari ini juga dilakukan penyodetan dari dua kali di sekitarnya, yakni Kali Rengas dan Kali Uangan. 

Kemudian, nantinya juga ditambah adanya joging track dan fasilitas pendukung lainnya. 

Baca Juga: Antapani Kidul Terus Diterpa Banjir Saat Hujan Deras, Pemkot Bandung Normalisasi Sungai 

"Kita buat sodetan dari dua kali itu agar airnya bisa diatur oleh embung ini. Sehingga, air tidak langsung menuju Jalan Swadharma Raya dan menyebabkan banjir pada akses jalannya," bebernya. 

Anwar menambahkan, dengan kolaborasi yang baik antara seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pembangunan seluruh fasilitas di sini, ditargetkan pengerjaan seluruhnya akan selesai dalam waktu kurang lebih tiga bulan. 

"Semoga selesai tepat waktu agar masyarakat bisa merasakan dampak positifnya segera," tutup Anwar.