BOGOR, CEKLISSATU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, menagih janji Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang berjanji akan membantun jalan khusus angkutan tambang.
Bahkan, Pemkab Bogor mengaku siap mencarikan investor untuk membantu menyegerakan pembangunan jalan khusus angkutan tambang yang saat ini dibutuhkan oleh Pemprov Jabar.
Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengatakan, keinginan masyarakat akan adanya jalan khusus angkutan tambang tersebut sudah sangat mendesak.
Apalagi, wacana pembangunan itu juga menjadi janji kampanye dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Uu saat Pemilihan Gubenur (Pilgub) beberapa tahun lalu.
"Kami siap carikan investor kalau itu diminta oleh Gubernur. Karena kami ingin segera ada solusi untuk jalur khusus angkutan tambang ini, agar jalan-jalan yang kita bangun tidak rusak lagi akibat truk tambang,” kata Iwan, Rabu 27 Juli 2022.
Iwan menyebutkan, peran investor dalam pembangunan tersebut akan sangat membantu. Terlebih, jalan khusus angkutan tambang itu juga diwacanakan akan dibangun menjadi jalan tol yang tentunya memakan anggaran yang sangat besar.
Untuk merealisasikan pembanngunan jalan khusus angkutan tambang tersebut, Pemkab Bogor telah melakukan komunikasi dengan berbagi pihak, bahkan Iwan meminta agar Pemprov Jabar dapat mempermudah birokrasi yang ditempuh oleh investor untuk mewujudkan pembangunan jalan tambang tersebut.
"Kemarin sudah ada yang berkomunikasi tentang jalan itu, mereka meminta agar regulasinya dipermudah. Karena investor kan berbisnis ya, maka harus ada hal yang saling menguntungkan," jelasnya.
"Sebelum diminta juga sebenernya kami ingin silaturahmi ke gubernur untuk mencari solusi terkait persoalan ini. Apalagi karena jalan itu milik provinsi mau nggak mau jalan itu harus dibangun," imbuh Iwan.
Diketahui, Pemprov Jawa Barat berencana membangun tol tambang di wilayah Kabupaten Bogor sepanjang 24 kilometer. Jalan yang merupakan janji kampanye Gubernur Ridwan Kamil tersebut rencananya akan menyambungkan setiap quarry yang ada di wilayah Rumpin, Cigudeg dan Parungpanjang.
Nantinya, pembangunan jalur tambang ini akan dimulai dari Jalan Bunar dan akan menembus ke quarry yang ada di Cigudeg dan Parungpanjang.
Bahkan, Pemprov Jabar sendiri sebelumnya diketahui sudah mengantongi feasibility study (FS) dan DED untuk jalur khusus tambang tersebut.
"Kalau tidak ada halangan dalam waktu dekat ada investornya, setelah itu bisa dilakukan pengerjaan. Ini sesuai komitmen Bupati Bogor dan Pemprov Jabar untuk mengatasi permasalahan yang sudah berlangsung bertahun-tahun,” kata Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum.
Comment