JAKARTA, CEKLISSATU.COM - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menegaskan komitmen Pemprov DKI memperkuat ekosistem ekonomi syariah sebagai pilar utama pembangunan berkeadilan dan berkelanjutan menuju Jakarta kota global.

Hal itu dikatakan Rano Karno dalam Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSiS) di Main Atrium Lippo Mall Nusantara, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (6/11/2025).

Pemprov DKI Jakarta, jelas Rano, telah membentuk Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) sesuai keputusan Gubernur Nomor 443/2023.

Baca Juga: Ajak Gen Z Cerdas Finansial dan Spiritual, Prodi Ekonomi Syariah UNIDA Bogor Gelar Webinar Nasional Perencanaan Keuangan Syariah

"Komite ini hadir untuk memastikan sinergi antara sektor publik, lembaga keuangan, akademisi, dan komunitas guna mempercepat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di berbagai bidang mulai dari usaha mikro dan industri halal, pendidikan dan pesantren hingga ekonomi hijau," ungkapnya.

Pemprov DKI, lanjut Rano, juga memperkuat kolaborasi melalui tim percepatan akses keuangan daerah serta dukungan OJK dan lembaga jasa keuangan.

"Keduanya berperan penting memperluas akses pembiayaan dan layanan keuangan syariah yang inklusif bagi masyarakat," tuturnya.

Baca Juga: Kolaborasi Pendidikan Jadi Kunci, Rano Karno Optimistis Jakarta Capai 50 Besar Kota Global Dunia

Dipaparkan Rano, beberapa inisiatif strategis Pemprov telah berjalan dan menunjukkan hasil nyata.

Di antaranya program Ekosistem Pesantren Inklusif Keuangan Syariah untuk memperluas akses layanan keuangan di lingkungan pesantren, Pembentukan ekosistem keuangan inklusif di Kepulauan Seribu dan Pengembangan UMKM melalui program Jakarta Entrepreneur.

"Berbagai langkah ini menunjukkan nyata komitmen kami menciptakan kemudahan bagi pelaku usaha khususnya UMKM untuk meningkatkan daya saing, memperluas pasar dan berkontribusi pada penguatan ekonomi halal di Jakarta," ucapnya.

Baca Juga: Ditengah Gejolak Geopolitik, Institut Tazkia Akan Sambut 23 Mahasiswa Gaza

"Kedepan, sinergi antara Pemprov DKI Jakarta, OJK, Bank Indonesia, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah, Dewan Syariah Nasional dan seluruh pemangku kepentingan lainnya akan terus diperkuat serta menjadi bagian integeral dari transformasi Jakarta menuju kota global,"  lanjutnya.

Rano berharap, EKSIS 2025 ini menjadi wadah pembelajaran, kolaborasi, inovasi bagi seluruh pelaku industri keuangan syariah dan masyarakat luas.

"Mari bersama menjadikan Jakarta sebagai pusat pertumbuhan ekonomi syariah dan teladan bagi daerah lain untuk mengujudkan ekosistem ekonomi syariah dan keuangan syariah yang maju, inklusif, dan berdaya saing global," tutupnya.